Menhub Budi Resmi Tutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2022 yang dimulai sejak 25 April 2022. Penutupan ini menandakan ada tugas lain untuk memetakan, dan mengevaluasi penyelenggaraan Posko angkutan lebaran terpadu tahun 2022 ini.

"Pelaksanaan posko koordinasi pusat angkutan lebaran terpadu 2022/1443 Hijriah dengan ini saya nyatakan ditutup. Akhirnya kita bisa merampungkan kegiatan mudik ini relatif baik dan Pak Presiden memberikan suatu apresiasi," kata Menhub Budi dalam penutupan Posko angkutan lebaran terpadu tahun 2022, secara virtual, Selasa (10/5).

Posko ini dipusatkan di Kementerian Perhubungan tetapi juga ada beberapa posko di lapangan, terutama di daerah Jakarta sampai Semarang. Di sana ada posko dari Polisi, ada posko dari Jasa Marga, ada juga Posko AP 1 dan 2 dan KAI.

"Semua ini berkolaborasi dan kita harapkan hari ini kita memang secara resmi menutup tetapi saya harapkan kegiatan-kegiatan pemantauan tidak ditutup mengingat perjalanan mudik balik dari saudara kita di laut, darat, udara dan Kereta Api masih berlangsung," ujarnya.

Kata Menhub, penyelenggaraan operasi angkutan lebaran ini dilakukan dengan sistematis oleh para K/L, bahkan Polri mengadakan satu apel yang begitu masif yang mempersiapkan anggota-anggotanya di setiap daerah.

Oleh karena itu, para Kementerian yang dipimpin oleh Menko PMK, dan Kemenhub melakukan koordinasi lintas Kementerian, TNI-Polri, BUMN, Kementerian PUPR, Kementerian Ketenagakerjaan, Kemenkes, Kemendikbud, Kemenpan-RB, untuk memberikan dukungan.

Tak hanya itu, juga ada dukungan dari sektor transportasi seperti Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, BMKG, Dinas Perhubungan provinsi, PT Jasa Marga dan jasa raharja, sehingga kegiatan angkutan lebaran dan arus balik berjalan aman dan lancar.

Kendati begitu, terdapat beberapa kekurangan yang semuanya wajib dilakukan evaluasi. Untuk evaluasi, Menhub telah menugaskan Kepala Badan kebijakan transportasi untuk melakukan penelitian. "Lalu kita melakukan evaluasi dan evaluasi itu akan sampaikan ke bapak presiden untuk ditindaklanjuti untuk improvement daripada sarana prasarana dan cara kita melakukan mudik dan arus balik," ujarnya.

Memang terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian satu sisi bahwa jalan tol yang ada di Jawa dan Sumatera memberikan dampak positif, dan memberikan euphoria baru bagi masyarakat untuk mudik apalagi sudah 2 tahun tidak melakukan mudik.

"Saya minta kepada para kepala Badan kepada Dirut BUMN, para Dirjen untuk melakukan evaluasi melakukan analisis tentang apa yang terjadi di kegiatan-kegiatan kita sehingga kita mampu membuat suatu terobosan, pada masa-masa yang akan datang," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel