Menhub Budi: Subsidi BBM Bisa Dialihkan untuk Konversi Motor Listrik

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, anggaran subsidi BBM dan anggaran Pemerintah daerah (Pemda) yang kurang produktif bisa dialihkan untuk biaya mengkonversi sepeda motor menjadi motor listrik.

"Macam pemda. Pemda kan pengen kotanya ramah lingkungan. saya pikir kalo mereka ramah lingkungan, mereka memberikan prioritas bagi warga kotanya menggunakan EV motor. Bisa jadi, anggaran yang tadinya kurang produktif digunakan untuk ini. Juga secara major subsidi yang tadinya digunakan untuk BBM itu bisa di konversi (ke motor listrik)," kata Budi di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/9).

Dia menjelaskan, program konversi motor listrik ini sesuai dengan perintah presiden yakni meminta Kementerian untuk memberikan prioritas guna pengembangan Electric Vehicle (EV). EV sendiri merupakan kendaraan yang menggunakan aliran listrik 100 persen dengan menggunakan baterai elektrik yang perlu diisi ulang.

"Sejalan dengan apa yang disampaikan pak presiden lewat Perpres bahwa kementerian diminta untuk memberikan prioritas untuk EV ini. Artinya katakan mobil dan motor kita lakukan penggantian (konversi)," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah akan mempercepat penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di lingkungan kementerian/lembaga. Hal ini sebagai upaya menurunkan emisi karbon di udara. Apalagi, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan Pemerintah memiliki banyak kendaraan dinas berupa motor.

"Banyak juga motor-motor dinas yang dimiliki kementerian/lembaga dan ini akan jadi prioritas," kata Budi saat ditemui di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, Senin (19/9).

Selain motor, mobil dinas pemerintah juga akan diganti menggunakan mobil listrik berbasis baterai. "Artinya mobil kita lakukan penggantian atau yang baru," imbuhnya.

Di sisi lain, saat ini pihaknya bersama Kementerian Keuangan tengah berdiskusi terkait pemberian subsidi untuk pengguna kendaraan listrik. Terutama bagi kendaraan konversi dari BBM ke listrik.

"Kita bersama-sama sedang berdiskusi dengan Kemenkeu diupayakan ada subsidi. Pada saat konversi itu ada subsidi terutama pertama kali tentu kendaraan motor," kata dia.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]