Menhub harap keberhasilan rekayasa lalu lintas terjadi pada arus balik

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap keberhasilan mengatasi kepadatan lalu lintas arus mudik dengan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin) dapat diterapkan juga pada saat arus balik.

"Keberhasilan rekayasa lalin pada arus mudik, diharapkan juga dapat terjadi pada arus balik," kata Menhub Budi Karya saat meninjau Gerbang Tol Palimanan, Minggu.

Menhub mengatakan kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi di hari puncak mudik di jalur tol Jakarta menuju Cikampek ke arah timur, masih bisa diatasi melalui sejumlah rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Memang sempat ada masalah saat menerapkan contra flow dan one way pertama kali. Namun selanjutnya bisa diatasi dengan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan keberhasilan mengatasi kepadatan lalu lintas ini berkat koordinasi yang dilakukan oleh Kepolisian, Jasa Marga, Kemenhub, dan unsur terkait lainnya.

“Kami mempersiapkannya jauh-jauh hari dengan melakukan simulasi-simulasi,” kata Menhub.

Baca juga: Menhub: Rekayasa lalu lintas tekan kepadatan di tol

Lebih lanjut Menhub menjelaskan dengan rekayasa lalin one way, perjalanan dari arah barat menuju ke timur hingga ke Semarang dapat dilalui dengan cukup lancar.

Dua titik yang menjadi perhatian khusus pemerintah untuk ditangani yaitu jalan tol Jakarta - Semarang dan Penyeberangan Merak.

Pada puncak mudik, di Pelabuhan Merak juga sempat terjadi kepadatan akibat tingginya lonjakan pemudik yang akan menyeberang.

Untuk mengatasi kepadatan, telah dilakukan penambahan dua pelabuhan di Ciwandan dan Indah Kiat, sekaligus menambah jumlah kapal.

Tercatat, sebanyak dua kapal beroperasi di Dermaga Indah Kiat dan sembilan kapal beroperasi di Dermaga Ciwandan. Sehingga total kapal yang beroperasi melayani penyeberangan dari Merak ke Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, Lampung sebanyak 53 kapal.

Turut hadir dalam peninjauan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Baca juga: Rekayasa "one way" dari GT Cikampek hingga GT Kalikangkung berakhir

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel