Menhub Harap Sepekan Ini 20 Kota Gunakan GeNose untuk Perjalanan KA

Agus Rahmat, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meninjau pos pelayanan pemeriksaan dengan menggunakan alat deteksi COVID-19, GeNose di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung, Jawa Barat.

Dia menegaskan, penerapan GeNose di Stasiun KA Bandung ini akan menjadi salah satu syarat bepergian menggunakan KA jarak jauh. Dimana sudah diterapkan sejak 15 Februari 2021 di sejumlah stasiun KA lainnya.

"Ini adalah tahap kedua GeNose kita lakukan. Tahap pertama yaitu di Jakarta dan Yogyakarta, dan sekarang ada penambahan di lima kota lagi yaitu Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Solo," kata Budi Karya dalam keterangan tertulisnya, Jumat 19 Februari 2021.

Baca juga: LaporCovid-19: 75 Persen Nakes Belum Dapat Insentif dari Pemerintah

Budi memastikan, hingga saat ini sudah ada delapan stasiun KA yang menyediakan pelayanan pemeriksaan COVID-19 menggunakan GeNose. Ke depannya, jumlah stasiun KA yang akan menggunakan alat GeNose ini dipastikan juga akan semakin bertambah.

"Saya harap dalam kurun waktu seminggu ini, pelayanan GeNose sudah ada di 20 kota lainnya. Dan bertambah lagi ke 44 kota lainnya dalam waktu kurang dari satu bulan," ujar Menhub.

Lebih lanjut, Menhub juga mengapresiasi PT Kereta Api Indonesia, yang sudah melakukan sejumlah perbaikan pelayanan dengan menyediakan bilik penyekatan bagi para calon penumpang yang melakukan tes GeNose.

Tujuannya agar para calon penumpang itu tidak saling berdekatan, saat mengantri untuk menggunakan alat pendeteksi tersebut sebagaimana yang disarankan oleh para ahli epidemiologi.

"Saya juga mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk menggunakan GeNose ini. Bahkan sejak 15 Februari 2021 sampai dengan hari ini (hari ke-5), penumpang kereta api yang melakukan tes screening GeNose di Stasiun Bandung tercatat sudah mencapai 1.514 orang," ujarnya.