Menhub Imbau Warga Mudik Sebelum 25 April Demi Kelancaran Perjalanan

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi arus kendaraan di jalan tol dari Bekasi menuju gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah pada musim mudik lebaran mengalami kepadatan. Maka dia mengimbau masyarakat untuk menghindari pulang kampung pada puncak arus mudik yang diperkirakan tanggal 28-30 April 2022.

"Jadi kami minta masyarakat bisa mudik lebih awal sebelum tanggal 25 April supaya di perjalanan lancar, karena prediksi jumlah pemudik akan naik di banding tahun 2019 sebesar 40 persen," kata Budi Karya Sumadi di Tol Kalikangkung, Semarang, Sabtu (23/4).

Untuk mengantisipasi kecelakaan, pelaku perjalanan diimbau tidak mudik menggunakan sepeda motor, karena faktor keselamatan. Pemerintah sudah menyediakan angkutan mudik gratis termasuk untuk sepeda motor.

"Jadi harus dimanfaatkan, pemudik bisa mengggunakan bus, kereta, kapal tapi motor harus dititipkan. Itu dilakukan untuk menghindari kecelakaan, sebab penyebab kecelakaan saat mudik banyak terjadi pada sepeda motor karena jarak terlalu jauh dan meletihkan," ungkapnya.

Di tempat sama, Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan utuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, pihaknya sudah menerapkan sistem ganjil genap serta one way. Sistem one way bisa dilakukan lebih awal tanggal 25 April 2022.

"Uji coba dilakukan mengikuti waktu demi waktu perkembangan arus kendaraan yang berjalan. Jadi kita siap bila sewaktu-waktu memerintahkan jajaran menerapkan ganjil genap atau one way dengan laksanakan kegiatan secara terukur maksimal, untuk keselamatan bersama dan untuk patuhi rambu rambu yang ada," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan melakukan skenario-skenario menyiapkan jalur selatan untuk dilalui pemudik.

"Saya akan ikut promosikan jalur itu agar semua tidak menumpuk di jalan tol ini. Besok saya akan keliling untuk melihat jalur selatan agar publik tahu bahwa jalur selatan juga nyaman," bebernya.

Dia sudah memerintahkan bupati atau wali kota yang ada di jalur selatan untuk mempersiapkan dengan matang. Sejumlah kebutuhan pemudik seperti BBM, kuliner, rest area harus disiapkan.

"Kami juga diminta mengatur lalu lintas, jalur alternatif, siaga bencana dan dukungan kesehatan serta lainnya. Sebab pesan Pak Menko PMK tadi bagus, orang mudik itu bahagia dan ingin senang. Maka harus dilayani dengan baik," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif. Jalur itu akan digunakan saat terjadi penumpukan kendaraan di GT Kalikangkung.

"Beberapa jalur alternatif sudah kami siapkan. Tadi Kakorlantas juga mengatakan sudah menyiapkan dengan komando nasional. Jika terjadi penumpukan, perintahnya langsung diurai. Maka plan A, plan B, plan C dan plan D dari pihak kepolisian sudah disiapkan," pungkasnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel