Menhub minta jajarannya maksimalkan Posko Angkutan Lebaran Terpadu

·Bacaan 1 menit

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta kepada seluruh jajarannya agar memaksimalkan peran Posko Angkutan Lebaran Terpadu sebagai tempat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pada masa mudik Lebaran.

"Oleh karenanya, kepada semua sektor kiranya memanfaatkan secara maksimal posko ini agar informasi itu bisa diperoleh dan disebarkan kepada masyarakat," kata Budi Karya saat membuka Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2022 di Jakarta, Senin.

Budi Karya mengatakan, pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan mudik secara aman, nyaman, dan selamat di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum benar-benar selesai.

Ia mengatakan, Kemenhub terus melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait antara lain Satgas Covid-19, Kemenkes, Kementerian BUMN, TNI/Polri, Kementerian PUPR, hingga Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan segala upaya agar mudik ini bisa terselenggara. Upayakan rekan-rekan menyampaikan bahwa yang akan melakukan mudik, seyogyanya melakukan booster," ujarnya.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan bahwa berdasarkan survei Balitbanghub, sebanyak 85,5 juta orang yang akan melakukan perjalanan di masa mudik.

Adapun sebanyak 47 persen di antaranya akan menggunakan jalur darat baik itu kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor) maupun bus.

Menhub menegaskan kepada jajarannya agar penyelenggaraan mudik dapat dilakukan dengan baik.

"Tentu ini harus di-manage dengan baik, dan komunikasi menjadi penting. Posko ini akan menjadi penting apabila informasi dari semua sektor dikumpulkan di posko ini, dan posko ini dapat menjadi tempat mendapatkan informasi oleh media lalu disampaikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Kemenhub perbarui aturan operasional angkutan barang selama Lebaran

Baca juga: Kemenhub apresiasi peluncuran buku digital Mudik Aman dan Sehat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel