Menhub Minta Kementerian dan Lembaga Bantu Sediakan Bus Mudik Gratis

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi meminta agar kementerian dan lembaga membantu warga yang ingin mudik namun belum terfasilitasi. Mereka diminta mengerahkan armada bus yang dimiliki untuk program mudik gratis.

"Kita mohon pada kementerian dan lembaga kalau nggak bisa 10 atau dua saja masing-masing (armadanya untuk bantuan mudik)," kata Budi Karya di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (28/4).

Budi Karya memerintahkan Dirjen Hubungan Darat berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk merealisasikan bantuan itu. Tambahan armada itu diharapkan bisa membantu warga yang ingin mudik. Terlebih saat ini daya beli masyarakat relatif belum maksimal, sehingga jadi bus gratis sangat dibutuhkan.

CSR Perusahaan

Budi Karya mengaku telah berbicara dengan para pemudik. Mereka mengaku sangat senang sekali dengan adanya fasilitas bus mudik gratis.

"Jadi kita berikan CSR toh ada anggarannya, saudara kita senang. Amanah Presiden untuk berikan penghargaan kepada masyarakat. Dan ini juga mengurangi loud pada jalur-jalur padat. Jadi Pak Dirjen tolong dikoordinasikan," ujarnya.

Tambahan armada bus gratis ini diharapkan dapat segera dilaksanakan, karena masyarakat dinilai sangat membutuhkannya. "Karena butuh sekali, mereka gembira sekali, jadi saya berharap tambahan mudik lebaran ini harus dilaksanakan," katanya.

Banyak Pemudik Belum Kebagian Tiket

Dari hasil pantauan pihaknya di Terminal Kampung Rambutan masih banyak penumpang yang tidak kebagian tiket mudik. Hal itu menunjukkan permintaan di masyarakat masih tinggi namun ketersediaan armada kurang.

"Nah, sebenarnya pasar ini masih ada. Pak Dirjen koordinasi dengan PO bus untuk menambah suplainya karena secara komersial karena masih ada," tegas Budi Karya.

Disebutkan, untuk hari pertama dan kedua Lebaran masih banyak warga yang berangkat mudik ke kampung halaman. Bus yang hari ini menuju daerah bisa kembali lagi ke Jakarta untuk mengambil penumpang secara komersial. "Tolong dikoordinasikan secara intensif dengan para PO," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel