Menhub minta spot wisata dekat jalur kereta Trans Sulsel dikembangkan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta spot wisata di jalur Kereta Api Makassar-Parepare dikembangkan karena sarana ini bukan hanya diperuntukkan bagi penumpang namun juga akan dijadikan sebagai kereta wisata.

“Bisa dikatakan ini menjadi kereta wisata pertama di luar Jawa dan Sumatera, pertama kali di Sulawesi,” ucap Budi Karya Sumadi dalam rapat koordinasi progres pembangunan Jalur Kereta Api Makassar-Parepare di Makassar, Sabtu.

Sementara itu, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri, mengatakan untuk pengembangan sebagai kereta api wisata, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Sulsel untuk melihat potensi yang ada sepanjang jalur kereta.

Sekretaris Dispar Sulsel Devo Khaddafi mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengumpulkan data objek wisata atau situs sejarah yang berdekatan dengan stasiun kereta api seperti diantaranya Rammang-rammang di Maros.

Dia menjelaskan, keberadaan stasiun kereta api diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten yang dilintasi rel kereta api.

Stasiun kereta api ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turunnya penumpang. Tapi juga menjadi tempat pusat informasi pariwisata dan kegiatan masyarakat.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan ke seluruh Dinas Pariwisata Kabupaten untuk mendata dan mengidentifikasi spot-spot dan objek wisata yang paling dekat dengan stasiun kereta api yang kemudian bisa dijual sebagai kepada wisatawan.

Baca juga: Menhub buka Regional Marpolex Tahun 2022 di Makassar

Baca juga: Pemkot Makassar dapat dukungan Menhub buat tempat isolasi apung

Baca juga: Menhub: Proyek KA Makassar-Parepare contoh pendanaan kreatif non APBN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel