Menhub pantau kesiapan Juanda sambut kedatangan PMI

·Bacaan 2 menit

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memantau langsung kesiapan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, yang akan digunakan untuk menyambut kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI).

"Kami bersama Dansatgas, Kapolda, Pangdam, Dirjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura 1 berkeliling untuk memastikan kesiapan bandara dengan baik," katanya saat memberikan keterangan pers di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jumat.

Ia mengatakan, dalam peninjauan tersebut dirinya memastikan setiap tahapan kedatangan PMI oleh pemangku kepentingan setempat.

"Ada hal-hal minor yang kami perbaiki, tetapi tidak signifikan. Satgas yang bertugas di Juanda ini juga merupakan duplikasi yang ada di Jakarta, sehingga tidak ada yang sulit," ujarnya.

Baca juga: Menhub lepas ekspor tahap pertama gerbong barang INKA ke Selandia Baru

Baca juga: Menhub: Tempat wisata jadi perhatian khusus jelang pergantian tahun

Ia berpesan, sesuai dengan amanat Presiden bahwa PMI adalah pahlawan devisa yang menghasilkan devisa banyak. Sehingga saat PMI pulang ke Indonesia harus dihargai serta diberikan layanan baik.

"Untuk Omicron, harus ekstra hati hati. Dan saya sebagai Menhub diberikan tugas memantau kedatangan WNI dari luar negeri," ujarnya.

Ia menambahkan, di Jakarta semua kedatangan PMI ada di bawah komando satgas akan dipimpin pangdam, wakilnya kapolda dan sekda.

"Ini format bagus akan berjalan baik karena kita tahu Omicron meledak di mana-mana, di sini (Jatim) belum, tetapi tidak boleh jumawa," ujarnya.

Sementara itu, Dantasgas Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengatakan sesuai data yang dikeluarkan Kemenkes hari ini sudah ada 68 kasus Omicron di Indonesia dari pelaku perjalanan internasional

"Karantina merupakan kunci supaya tidak menyebar dengan cepat. Sesuai edaran Satgas Nomor 26 karantina ada 14 hari dan 10 hari. Untuk yang 14 hari dari perjalanan internasional 13 negara yakni 10 negara Afrika ditambah Norwegia, Denmark, Inggris. Di luar negara itu 10 hari," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam sehari kedatangan internasional di Indonesia sebanyak 3.500 sampai 4 ribu orang yang dilayani di pintu yaitu di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Bandara Samratulangi.

"Sehingga ada pertimbangan dibuka di Bandara Juanda. Sepekan terakhir kami menyiapkan karantina dan juga bandara supaya bisa dilakukan dengan baik," ujarnya.*

Baca juga: Menhub pimpin rakor di Mapolda Jawa Tengah antisipasi arus balik

Baca juga: Menhub minta petugas "memanage" lalu lintas di titik rawan kemacetan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel