Menhub resmikan pembangunan jalur ganda KA lintas Solo Balapan-Kalioso

·Bacaan 1 menit

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan pembangunan jalur ganda kereta api Solo Balapan - Kalioso yang berlokasi di Simpang Joglo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu.

Menhub mengatakan, pembangunan jalur ganda tersebut diharapkan dapat turut membangun kehidupan dan memajukan perekonomian di wilayah Kota Surakarta dan sekitarnya.

"Solo adalah kota aglomerasi. Pembangunan ini adalah satu titik di mana kita akan mengkoneksikan beberapa kota yang ada di Jawa Tengah," kata Budi Karya dalam sambutannya.

Baca juga: Menhub minta kebijakan dorong penggunaan transportasi massal Palembang

Menhub menyampaikan, manfaat dibangunnya jalur ganda yang rencananya dibuat melayang (elevated) di kawasan Simpang Joglo itu untuk mengurangi kemacetan dan risiko banjir di daerah tersebut.

Waktu tunggu antara kereta melintas (headway) juga akan turun menjadi 15 menit, dari sebelumnya 30 menit apabila jalur ganda selesai dibangun.

Lanjut dia, pembangunan infrastruktur transportasi juga merupakan instruksi Presiden Joko Widodo untuk terus meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia.

"Jadi ini akan menyelesaikan masalah lalu lintas, baik headway kereta api, dan juga kemacetan di jalan," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Jabar tinjau jalur KA Cibatu-Garut sebelum diresmikan

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan memberikan hasil yang baik pula.

"Apa yang kita kerjakan antara pemerintah pusat dan daerah, dibantu TNI, Polri hingga BUMN, kalau gotong royong pasti selesai itu," kata Ganjar.

Ganjar menyampaikan, sinergi berbagai pihak itu akan bermanfaat untuk masyarakat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perhubungan atas dukungannya pada pembangunan infrastruktur transportasi di Jawa Tengah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel