Menhub Soal Arus Balik: Hari Ini Adalah Puncak

Merdeka.com - Merdeka.com - Arus balik diprediksi mencapai puncaknya hari ini, Minggu (8/5). Menurut data diterima Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, tercatat 60 persen kendaraan belum kembali memasuki wilayah Jakarta.

"Melihat data semalam, 60 persen belum balik, maka hari ini adalah puncak dari puncak (akhir dari masa libur)," kata Budi dalam keterangan diterima.

Melihat data tersebut, Budi mencemaskan tingginya volume arus kendaraan yang akan menumpuk di hari ini. Maka dari itu, dia terus mengampanyekan penundaan pemudik kembali ke Jakarta pada hari ini, dengan sejumlah relaksasi yang disampaikan pemerintah.

"Kita sepakat meng-campaign anjuran Presiden untuk mudik, balik setelah tanggal 8. Hal ini sudah diantisipasi dengan dua relaksasi pemerintah, memperbolehkan cuti dan anak sekolah belajar daring sampai 12 Mei," jelas Budi.

Sebagai informasi, laporan Jasa Marga mengatakan, pada periode H+1 sampai H+3 Hari Raya Idulfitri 1443 H atau pada 3-6 Mei 2022, tercatat 60 persen atau sebanyak 1,2 juta kendaraan belum kembali ke Jakarta Bogor Tangerang Bekasi (Jabotabek).

Angka tersebut merupakan angka realisasi kendaraan yang kembali ke Jabotabek yang dibandingkan dengan kendaraan meninggalkan Jabotabek periode H-10 sampai dengan hari raya.

"Kami mencatat total dua juta kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-10 sampai dengan H1, atau pada 22 April-2 Mei 2022. Hingga kemarin, kami mencatat baru sekitar 815 ribu kendaraan yang kembali ke Jabotabek, yang berarti masih ada sekitar 60 persen atau 1,2 juta kendaraan yang belum kembali," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru.

Jasa Marga memprediksi, Minggu (8/5), masih merupakan puncak arus balik di mana jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada hari tersebut diperkirakan sebanyak 269.444, naik 53,6 persen dari lalu lintas normal periode November 2021.

Reporter: Radityo [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel