Menikahi Pria yang Lebih Muda Meningkatkan Risiko Kematian pada Perempuan, Ini Penjelasan Penelitian

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Rahasia untuk hidup lebih lama adalah menikahi seseorang yang seumuran, setidaknya jika dirimu adalah seorang perempuan, kata para peneliti. Pernikahan umumnya meningkatkan harapan hidup, tetapi perbedaan usia antara pasangan mempengaruhi harapan hidup pria dan perempuan dengan sangat berbeda.

Menikah dengan pria yang lebih tua memperpendek umur perempuan, tetapi memiliki suami yang lebih muda semakin mengurangi umurnya, kata sebuah studi. Agar tidak semakin menjadi penasaran. Yuk! langsung saja simak penjelsannya menurut studi berikut ini.

Penjelasan Penelitian: Menikahi Pria Muda Memperpendek Umur Perempuan

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Mallika Home Studio
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Mallika Home Studio

Seperti yang dilansir pada laman theguardian.com, temuan yang diambil dari rekam medis dua juta pasangan Denmark, menunjukkan bahwa hal terbaik yang dapat dilakukan seorang perempuan adalah menikahi pria yang sebaya.

Catatan kesehatan sebelumnya telah menunjukkan bahwa pria hidup lebih lama jika mereka memiliki istri yang lebih muda, efek yang diharapkan para peneliti dapat dilihat pada perempuan yang menikah dengan pria yang lebih muda.

Selain itu, sebuah penelitian oleh Sven Drefahl di Institut Max Planck untuk Penelitian Demografi di Rosktock, Jerman, menunjukkan bahwa semakin besar perbedaan usia antara seorang perempuan dan suaminya, semakin pendek harapan hidupnya, terlepas dari apakah dia lebih tua atau lebih muda.

Menurut laporan Drefahl di jurnal Demografi, pria yang usianya antara tujuh hingga sembilan tahun lebih tua dari istrinya memiliki angka kematian 11% lebih rendah dibandingkan pria yang istrinya seumuran dengannya.

Namun, seorang wanita yang berusia antara tujuh dan sembilan tahun lebih tua dari suaminya memiliki tingkat kematian 20% lebih tinggi dibandingkan jika dia bersama seorang pria pada usia yang sama.

Manfaat Pernikahan adalah Faktor yang Berpengaruh pada Kesehatan Mental Seseorang

Beberapa penjelasan mungkin terletak pada perbedaan kualitas persahabatan yang dibentuk pria dan perempuan sepanjang hidup. Perempuan cenderung memiliki lebih banyak pertemanan dekat di luar pernikahan dan karenanya kurang mendapat manfaat daripada pria jika memiliki pasangan.

“Berbeda dengan keuntungan istri yang lebih muda, suami yang lebih muda tidak akan membantu memperpanjang umur istri yang lebih tua dengan merawatnya, berjalan-jalan dengannya, dan menikmati hidup yang terlambat bersama. Dia sudah memiliki teman untuk itu." Kata Drefahl.

Perempuan dengan suami yang jauh lebih muda mungkin rata-rata meninggal lebih muda karena mereka mengalami lebih banyak stres, Drefahl berspekulasi.

Demikianlah ulasan mengenai studi tentang bagaimana perbedaan usia pasangan dapat berpengaruh pada risiko tingkat kematian perempuan. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen