Menikmati Kesendirian Bisa Bantu Merilekskan Pikiran

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Menyendiri atau menikmati kesendirian tidak selalu berarti kesepian. Di tengah kesibukan dan rutinitas yang makin padat, ada kalanya kita butuh waktu untuk menyendiri. Meluangkan waktu menikmati kesendirian bahkan bisa sangat membantu kita meredakan stres.

Tak perlu merasa takut atau canggung lagi untuk lebih terbuka lagi saat kita bilang pada orang lain bahwa kita butuh waktu menyendiri pada saat-saat tertentu. Menyendiri bukan berarti meratapi kesepian.

Kita tak perlu mengharuskan semua orang memahami apa yang kita rasakan. Kita tak perlu selalu bergantung pada orang lain untuk membuat kita bahagia. Kita bisa mencari sumber kebahagiaan dari dalam diri kita sendiri. Menyendiri dan melakukan hal-hal yang kita sukai menjadi cara istimewa kita untuk menumbuhkan rasa bahagia yang baru.

Ada perasaan tenang yang mengalir saat bisa menghadirkan waktu sepenuhnya untuk diri sendiri. Kesendirian bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru dengan bisa memeluk diri sendiri dan menikmati waktu sendiri, kita bisa merilekskan pikiran.

Menyendiri Bisa Mengisi Ulang Energi

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wolfstudiobkk
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wolfstudiobkk

Apakah di antara kita ada yang punya temperamen introver? Seorang introver selalu butuh waktu untuk menyendiri untuk mengisi ulang energinya, dan hal ini merupakan sesuatu yang sebenarnya bagus.

Marti Olsen Laney, Psy.D. dalam buku The Introvert Advantage mengungkapkan bahwa perbedaan mendasar antara kaum introver dan ekstrover terletak pada cara mereka mengisi ulang “baterai” yang mereka miliki. Kebanyakan ekstrover sangat senang berbicara, melakukan aktivitas, dan bekerja sama dengan orang lain. Sementara itu, kaum introver mengisi ulang tenaga dari dunianya sendiri—dunia yang berisi ide, emosi, dan kesan yang mereka terima. Seorang introver umumnya butuh waktu menyendiri untuk mengisi ulang energinya. Menyendiri atau menyepi sejenak bahkan menjadi bagian yang tak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari.

Saat kita meluangkan waktu menikmati kesendirian biasanya itu kita lakukan untuk mengoptimalkan energi kita melakukan sesuatu yang memang kita butuhkan. Kita melakukan hal-hal yang memang kita butuhkan tanpa harus membuang energi untuk hal lain yang sedang tidak benar-benar kita inginkan. Ketika merasa stres, maka tinggal cari waktu untuk menyendiri.

Meluangkan waktu sejenak untuk melepas diri dari hiruk pikuk kesibukan dan orang-orang di sekitar kita bisa sangat membantu kita meredakan stres yang kita rasakan. Kita paham betul cara mengelola stres kita sehingga tidak mudah panik saat mulai merasakan gejala-gejala stres.

Siapa saja kurasa perlu berdamai bahkan mensyukuri waktu-waktu yang dihabiskan sendirian. Saat sendiri seringkali kita belajar untuk mengenali diri kita lebih dalam. Dari sini kita akan sangat terbantu untuk membantu memahami orang lain dengan lebih baik lagi.

Kita bisa menjaga hubungan baik dengan orang lain dalam jangka waktu yang lama. Sering meluangkan waktu menyendiri bukan berarti kita akan selamanya tenggelam dalam kesendirian. Justru dari sini kita bisa mendapatkan energi yang lebih banyak untuk kembali berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih berarti dengan orang-orang terdekat kita.

#ChangeMaker