Menilik Makna Keistimewaan Nuzulul Qur’an Beserta Doa dan Amalannya

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Selama bulan Ramadhan, Alquran termasuk yang paling banyak dibaca masyarakat. Tak sedikit orang yang mengkhatamkan baca Alquran hingga beberapa kali. Hal itu tak lepas karena Ramadhan dikenal juga dengan bulan turunnya Alquran.

Alquran, menurut istilah para ulama, ialah kalam Allah yang menjadi mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada 17 Ramadhan dengan lafaz dan maknanya lewat perantaraan malaikat Jibril. Malam turunnya Alquran itu disebut dengan lailatul qadar.

Hal itu tertulis dalam mushaf yang disampaikan secara mutawatir dimulai dengan Al-Fatihah diakhiri dengan Surah An-Nas, seperti merujuk pada Ensiklopedia Al-Quran: Kajian Kosakata.

Sementara itu, mengenai istilah nuzul, ada yang mengartikan dengan kata menempati dan menduduki. Seperti dikatakan Syekh Dr. Muhammad bin Muhammad Abu Syuhbah, dengan merujuk QS. Al-Mu'minun, "Dan berdoalah, Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati dan Engkau adalah sebaik-baiknya yang memberi tempat."

Selain itu, kata nuzul juga berarti bergeraknya sesuatu dari suatu tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Dengan pengertian lain bahwa Alquran turun dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Untuk lebih jelasnya, Fimela.com kali ini akan mengulas makna keistimewaan nuzulul qur'an beserta doa dan amalannya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Makna Keistimewaan Nuzulul Qur’an

Ilustrasi Kitab Suci Al Qur'an Credit: pexels.com/Sameer
Ilustrasi Kitab Suci Al Qur'an Credit: pexels.com/Sameer

Perlu diketahui bahwa malam Nuzulul Qur’an memiliki banyak keistimewaan sebagai suatu peristiwa besar dalam sejarah islam. Keistimewaan yang pertama ialah diangkatnya Nabi Muhammad SAW menjadi seorang Rasul dan menerima wahyu yang pertama di bulan ramadan, tepatnya saat malam Nuzulul Qur’an.

Keistimewaan Nuzulul Quran yang kedua adalah kelanjutan dari keistimewaan yang pertama. Pengangkatan Nabi Muhammad SAW menjadi Rasul telah menguatkan hati Rasulullah dan para sahabat untuk terus berjuang dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam kepada semua orang. Meskipun saat itu Rasul dan para sahabat banyak mendapatkan cemoohan, ejekan, hinaan serta siksaan dari pembenci Islam.

Keistimewaan selanjutnya adalah, Nuzulul Quran merupakan sebuah tantangan serta pertolongan dari Allah SWT untuk umat muslim terus berjuang di jalan Allah SWT dan mengharap ridho Allah SWT. Nuzulul Quran juga memiliki keistimewaan dimana peristiwa ini merupakan peristiwa turunnya wahyu Allah yang berupa Al Qur’an sebagai pedoman hidup dan jawaban atas segala pertanyaan manusia mengenai berbagai hal mulai dari fiqih, hukum hingga hal lain yang sangat penting.

Doa Malam Nuzulul Qur’an

Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com

Malam Nuzulul Qur’an juga merupakan malam yang tepat untuk memanjatkan doa. Doa Nuzulul Qur’an merupakan doa yang dapat diamalkan saat malam diturunkannya Alquran. Nuzulul Qur’an merupakan momen yang tepat untuk berdoa karena berhubungan dengan turunnya Al Quran.

Pada setiap tanggal 17 ramadan, biasanya dilakukan berbagai amalan seperti, membacakan doa Nuzulul Quran, ceramah atau pengajian khusus bertemakan Nuzulul Quran. Setiap tahun, peristiwa Nuzulul Quran juga banyak diperingati dengan berbagai cara. Misalnya kasidah, pentas seni, maupun acara syukuran dengan memanjatkan doa Nuzulul Quran.

Ada banyak doa sebenarnya yang bisa dipanjatkan di malam Nuzulul Quran. Mulai dari dzikir hingga melantunkan ayat Al Qur’an. Berikut salah satu contoh doa Nuzulul Quran:

Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur aan, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur aan.

"Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Alquran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Alquran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Alquran , selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Alquran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Alquran."

Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam Nuzulul Qur'an

Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com

Mengingat peristiwa besar dan keistimewaan yang ada pada malam Nuzulul Qur’an, maka sebagai umat muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan untuk memperingatinya. Seperti yang diriwayatkan dalam Hadis Bukhari:

"Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Al Quran bersamanya."

Selain tadarus Al Quran, umat muslim juga dianjurkan untuk melakukan I’tikaf di masjid yakni, berdiam diri di masjid dan selama berdiam diri tersebut melakukan berbagai amalah sholeh seperti mengaji, mengerjakan sholat malam dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

Amalan-amalan tersebut apabila dilakukan akan semakin menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Tidak hanya itu, karena merupakan amalah sholeh tentunya kamu juga akan mendapatkan ganjaran pahala yang besar sebagai bekalmu di akhirat nanti. Maka dari itu, jangan sia-siakan keistimewaan malam Nuzulul Qur’an, isi malam tersebut dengan amalan-amalan kebaikan.