Menilik Plus Minus Gelandang Pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Chinese Taipei pada laga play-off kualifikasi Piala Asia 2023. Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk memperkuat skuad Merah Putih.

Nama-nama yang dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia merupakan kombinasi wajah baru dan pemain langganan. Uniknya, dalam daftar tersebut merupakan perpaduan dari pemain muda dan senior.

Dari 30 pemain yang dipanggil memiliki rataan usia 24,4 tahun. Shin Tae-yong ingin melihat kualitas dari para pemain yang dipanggil dalam dua laga melawan Chinese Taipei yang digelar di Buriram, Thailand pada 7 dan 11 Oktober mendatang.

Sebanyak 13 pemain merupakan sosok yang berperan di lini tengah. Baik itu gelandang bertahan, gelandang serang, hingga pemain sayap. Shin Tae-yong merupakan pelatih yang mengandalkan skema 4-4-2 sehingga membutuhkan kekuatan maksimal di lini tengah.

Laga play-off kualifikasi Piala Asia 2023 bakal krusial buat Timnas Indonesia. Kabarnya, duel ini bakal menjadi penentu nasib pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Lantas, bakal seperti apa kualitas lini tengah yang dimiliki Shin Tae-yong di Timnas Indonesia saat ini? Berikut ini plus minus yang dimiliki pemain-pemain tengah Timnas Indonesia versi Bola.com.

Plus

Evan Dimas tergabung dalam tim sepak bola Jawa Timur pada PON Riau 2012. Walaupun tak mampu membawa timnya lebih jauh, Bakat Evan Dimas mulai tercium. Ia akhirnya tergabung dalam Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri dan dipercaya menjadi kapten di skuatnya. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Evan Dimas tergabung dalam tim sepak bola Jawa Timur pada PON Riau 2012. Walaupun tak mampu membawa timnya lebih jauh, Bakat Evan Dimas mulai tercium. Ia akhirnya tergabung dalam Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri dan dipercaya menjadi kapten di skuatnya. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Sebanyak tujuh gelandang yang dipanggil ke Timnas Indonesia merupakan sosok berpengalaman. Mereka adalah Evan Dimas, Adam Alis, Kadek Agung, Syahrian Abimanyu, Witan Sulaeman, Irfan Jaya, dan Egy Maulana Vikri.

Mereka merupakan pemain-pemain yang memiliki visi dan misi bermain berkualitas. Para pemain tersebut merupakan gelandang yang bisa menjaga ritme permainan di lini tengah.

Evan Dimas sebagai kapten merupakan pemilik caps terbanyak di posisi gelandang. Pemain berusia 26 tahun itu tercatat sudah 30 kali tampil bersama Timnas Merah Putih.

Bahkan, ada pula nama gelandang yang andal dalam berlari dan umpan-umpan panjang. Kualitas yang mereka miliki tentu akan berguna dalam mengaplikasikan skema serangan yang diusung Shin Tae-yong.

Minus

Gelandang Persebaya, Ricky Kambuaya menggiring bola untuk mencetak gol kedua saat saat melawan Persikabo 1973 dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (11/09/2021) WIB. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Gelandang Persebaya, Ricky Kambuaya menggiring bola untuk mencetak gol kedua saat saat melawan Persikabo 1973 dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (11/09/2021) WIB. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sebanyak lima pemain yang berperan sebagai gelandang merupakan wajah baru di Timnas Indonesia. Mereka adalah Muhammad Firly, Ahmad Agung, Ricky Kambuaya, Gunansar Mandowen, dan Ramai Rumakiek.

Mereka adalah para pemain yang mampu tampil mengesankan di BRI Liga 1. Pelatih Shin Tae-yong berpatokan pada penampilan mereka bersama klub dalam lima pekan yang sudah dilalui.

Meskipun demikian, secara kualitas atmofer membela Timnas Indonesia dan klub tentu berbeda. Situasi ini yang bakal menjadi kekuarang di lini tengah Timnas Indonesia.

Pemanggilan kelima pemain itu tentu menjadi perjudian Shin Tae-yong. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu tentu sudah mempertimbangkan matang-matang akan keputusan dalam pemanggilan kelima nama tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel