Menimbang Peluang Duet Ganjar - Puan Diusung PDI Perjuangan di Pilpres 2024

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bekasi - Dukungan terhadap Ganjar Pranowo, untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kian mencuat. Hal ini semakin dikuatkan dengan kemunculan relawan di berbagai daerah yang mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah itu.

Suara untuk mengusung Ganjar juga banyak berdatangan dari kader PDI Perjuangan sendiri. Terlebih partai banteng menjadi satu-satunya parpol yang bisa mengusung calon presiden sendiri karena memenuhi presidensial threshold, dengan jumlah 128 kursi di DPR RI.

Mantan Ketua Umum Laskar Jokowi, Mochtar Mohamad atau biasa disebut M2 menyebutkan, pengusungan Ganjar Pranowo-Puan Maharani dari PDI Perjuangan sangat memungkinkan, mengingat keduanya memiliki hasil survei yang cukup tinggi pada Pilpres 2024.

"Nama kader ideologis Bung Karno yang muncul dan mengungguli hasil survei adalah Ganjar Pranowo, dan kader biologis Bung Karno yang muncul adalah Puan Maharani. Hal ini akan menjadi perpaduan Jawa, Sumatera, Bali yang melebihi dari separuh Indonesia," kata Mochtar lewat keterangannya, Selasa (16/11/2021).

Dia menjelaskan, beberapa pertimbangan lain yang bisa saja mengarah pada kemungkinan pengusungan tersebut. Diantaranya perhelatan Pilpres 2024 yang bersamaan dengan Pileg, dimana efek ekor jas partai yang mengusung kader sebagai capres atau wapres, akan berpengaruh terhadap perolehan suara dan kursi di legislatif.

"Apabila pasangan ini terwujud akan menciptakan kesolidan dari Partai PDI Perjuangan, dan kekuatan kelompok Soekarnois yang di luar PDI Perjuangan akan menyatu di dalam pasangan ini," ujar dia.

Selain itu, lanjutnya, saat ini PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai yang sudah hampir rampung mengonsolidasikan struktur organisasi hingga anak ranting atau tingkat RW, sebagai organ utama pemenangan Pileg dan Pilpers 2024.

"Juga pasangan ini akan menjamin keberlangsungan estafet kepemimpinan Jokowi pada pemerintahan ke depan yang sudah terbukti keberhasilannya saat ini," tegas dia.

Ia juga menyebutkan peluang terciptanya paradigma pembangunan budaya politik baru, dimana arah kebijakan pemerintahan ke depan akan disandarkan pada visi atau platform partai politik. Stabilitas pemerintahan diakui akan lebih terjaga karena terjadinya keselarasan hasil antara eksekutif dan legislatif.

"Hasil survei terakhir, saat ini PDI Perjuangan mengungguli partai-partai lain di angka kisaran 25 persen. Artinya, PDI Perjuangan sudah memiliki modal dasar untuk memenangi Pilpres," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel