Meninggal dalam Kondisi Apapun, Jangan Takut Selama Muslim

·Bacaan 1 menit

VIVAMeninggal dalam kondisi apapun jangan dirisaukan selama Islam masih dipegang teguh, selama dalam kondisi Muslim. Dalam konteks tersebut ada sebuah syair dan kisah yang disampaikan Mudir Ma'had Nida'us Salam Pekalongan, Ustaz Abul Abbas Thobron.

Selama aku mati dalam kondisi muslim, maka Aku tidak peduli mau dibunuh dengan cara apa pun selama matiku di jalan Allah. Karena itu adalah ketetapan Allah dan jika Allah berkehendak Niscaya Dia akan memberkahi potongan jasadku yang sudah disayat-sayat.

Dialah Khubaib bin Ady Al Anshori, dan kalimat tersebut beliau ucapkan di akhir hayat beliau sebelum akhirnya dieksekusi mati oleh orang-orang kafir. Kisah lengkapnya ada dalam Shohih Bukhori (7 / 378-379 Fathul Bari) dan disebutkan oleh Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin bab Karomatul Auliya'.

Ringkasan alur ceritanya, bahwa Rasulullah mengutus 10 sahabat sebagai intelijen untuk mempelajari kondisi kafir Quroisy, dipimpin oleh Ashim Bin Tsabit Al Anshori. Di tengah perjalanan rupanya terbongkar rahasia mereka oleh Qobilah Hudzail, akhirnya 100 orang kafir ahli panah keluar dan mengepung para sahabat, sampai akhirnya Ashim dan enam sahabat terbunuh, sedangkan tiga orang tertawan, di antaranya adalah Khubaib.

Ashim ketika terbunuh jasad beliau mau dicincang oleh orang-orang kafir, namun Allah Ta'ala menjaganya dengan diutus lebah seperti awan yang menutupi jasadnya.

SUMBER ASLI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel