Meninggal dalam Tidur, Gadis Ini Pergi Tanpa Rasa Sakit Setelah Divonis COVID-19

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Terinfeksi COVID-19 menjadi sebuah pukulan bagi pasien maupun keluarga. Namun, rupanya ada gadis kecil ini tidak diizinkan semesta untuk merasakan sakitnya terinfeksi COVID-19.

Adalah Makenzie Gongora yang merupakan siswa kelas 4 dari San Antonio, Texas yang mulai merasa mual usai sekolah pada akhir Januari lalu. Sang bibi, Victoria Southworth mengungkapkan bahwa keponakan cantiknya itu mengeluh sakit kepala yang sakit parah dan demam.

Melihat kondisi putrinya yang memburuk, Kristle, ibu Makenzie membawanya ke pusat media di hari itu untuk menjalani tes COVID-19, strep, dan flu. Hasilnya, Makenzie positif terinfeksi COVID-19.

Makenzie terinfeksi COVID-19 dengan gejala ringan dan tidak ada masalah pernapasan. Para dokter memintanya untuk membawa pulang Makenzie, membuatnya nyaman, dan memantau demamnya. Jika demam tidak kunjung turun, ibu Makenzie diminta untuk membawa kembali putrinya ke rumah sakit.

Meninggal dalam tidur

ilustrasi anak sakit /copyrightshutterstock/Photographee.eu
ilustrasi anak sakit /copyrightshutterstock/Photographee.eu

Sepanjang akhir pekan, keluarga Makenzie memantaunya dengan sangat cermat. Terkadang Makenzie merasa tidak enak badan dan muntah. Namun hal itu jarang terjadi bahkan menunjukkan tanda-tanda bahwa dirinya pula.

Pada Senin malam, Makenzie mengeluhkan bahwa ia sangat lelah dan sakit perut. Sehingga ia ingin tidur lebih awal. Tak lama setelah tengah malam, Makenzie menghembuskan napas terakhirnya dalam kondisi tidur.

Keluarga pun melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian Makenzie. Apakah ia meninggal akibat COVID-19 atau ada penyakit tertentu yang diperparah dengan infeksi COVID-19. Dokter pun hingga kini masih kebingungan dengan meninggalnya Makenzie. Pasalnya, COVID-19 yang menyerang anak cenderung lebih ringan risikonya.

Simak video berikut ini

#Elevate Women