Meninggalkan Chelsea Jadi Keputusan Terbaik Kevin De Bruyne

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bintang Manchester City, Kevin De Bruyne, mengungkapkan, bahwa keputusannya untuk meninggalkan Chelsea pada 2015 silam dinilai sangat tepat. Sebab, De Bruyne mengakui, jika bertahan di Stamford Bridge, dirinya dipastikan tidak akan berkembang.

Saat ini, De Bruyne telah mencatatkan 249 pertandingan bersama ManCity di semua kompetisi dengan mencetak 60 gol dan 105 assist. De Bruyne juga menjadi sosok di balik kesuksesan The Citizens merebut delapan gelar bergengsi, termasuk di antaranya dua trofi Premier League.

Sebelum memutuskan untuk bergabung ke ManCity, De Bruyne sebelumnya adalah penggawa Chelsea. Akan tetapi, minimnya kesempatan bermain membuat pemain internasional Belgia itu lebih banyak dipinjamkan ke klub medioker seperti Werder Bremen dan Wolfsburg.

Setelah bertahun-tahun bungkam, De Bruyne akhirnya buka suara soal alasannya hengkang dari klub berjuluk The Blues tersebut. Gelandang berusia 29 tahun itu mengatakan, bahwa meninggalkan Chelsea adalah keputusan terbaik yang pernah dia ambil sepanjang kariernya.

"Saya memutuskan untuk hengkang dari Chelsea karena merasa tak banyak mendapat kesempatan bermain. Saya sama sekali tak melihat peluang. Meninggalkan Chelsea menjadi sebuah keputusan terbaik yang pernah saya ambil," kata De Bruyne, seperti dikutip Football London, Minggu 7 Maret 2021.

"Apakah sebelumnya saya mengira bahwa hal semacam ini bisa terjadi? Tentu saja tidak, karena saat itu saya berada pada titik terendah sebagai seorang pesepakbola, tapi di sisi lain, saya sama sekali tidak pernah meragukan talenta yang saya miliki," ucapnya.

Di musim 2020/2021, De Bruyne benar-benar menjadi jimat manajer Pep Guardiola dan beberapa kali dia harus mengemban ban kapten. De Bruyne pun berpeluang untuk kembali menjadi starter saat ManCity menjamu tetangganya Manchester United dalam lanjutan Premier League, Minggu malam WIB, 7 Maret 2021.