Menjaga Asa Anak-Anak di Perbatasan Indonesia-Malaysia dengan Perpustakaan Apung

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Sintang - Demi mencerdaskan generasi muda, khususnya di perbatasan Indonesia-Malaysia, Koramil 1205-09/Merakai memutar otak. Mereka menyusuri sungai mengoperasikan perpustakaan apung yang lokasinya berada di Desa Tirta Karya, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Perpustakaan apung memang tak lebih dari sekadar perahu modifikasi, namun dari situ peradaban literasi mulai dibangun. Anak-anak di perbatasan Indonesia-Malaysia menjadikannya perahu masa depan, yang bisa membawa mereka kemana saja dengan imajinasi.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Merakai, Mayor Infanteri Barnabas merincikan, perpustakaan apung ini merupakan suatu bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, mulai dari garda terdepan dengan menambah wawasan dan pengetahuan dalam menuntut ilmu di perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Karena keterbatasannya fasilitas belajar serta informasi untuk menggali ilmu di perbatasan Indonesia-Malaysia ini, maka dengan kedatangan perpustakaan apung anak-anak sangat antusias. Dan mereka anak-anak berbondong - bondong datang untuk membaca," kata Mayor Infanteri Barnabas, Rabu (14/4/2021).

Sedangkan, Mila selaku guru Taman kanak-kanak atau TK di Desa Tirta Karya mengaku terharu adanya perpustakaan apung itu. Adanya perpustakaan apung, kata dia anak-anak dapat memperoleh informasi melalui membaca.

"Semoga dengan adanya perpustakaan apung ini dapat mencerdaskan dan memberikan manfaat bagi anak - anak di Desa Tirta Karya," kata Mila.

Kesehatan Lansia di Perbatasan

Bekerja sama dengan Puskesmas Puring Kencana, Pos Sei Mawang I, Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma juga menggelar kegiatan pengecekan dan pelayanan kesehatan bagi Lansia (lanjut usia) di Desa Sungai Mawang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan pengecekan dan pelayanan kesehatan bagi Lansia ini untuk meningkatkan kesejahteraan Lansia, baik fisik maupun psikologis, karena hidup sebagai Lansia tentu saja memiliki permasalahan sendiri yang harus diperhatikan.

Letda Kavaleri Sutardi selaku Danpos Sei Mawang I berkata, selain pengecekan dan pelayanan kesehatan juga melakukan pendataan Lansia yang ada di Desa Sungai Mawang.

“Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga, apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama. Kami siap membantu dan mendampingi setiap kegiatan yang ada diwilayah perbatasan, terutama dibidang kesehatan bagi masyarakat perbatasan," katanya.

Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK Letnan Kolonel Infanteri Catur Irawan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh personel Pos Sei Mawang I dan Puskesmas Puring Kencana yang telah bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan bagi Lansia yang ada diwilayah perbatasan, khususnya bagi masyarakat Desa Sungai Mawang.

"Semoga dengan upaya yang telah dilakukan ini dapat menjadi suatu kerja sama yang baik kedepannya. Terutama dibidang kesehatan bagi masyarakat Lansia di perbatasan," kata Letnan Kolonel Infanteri Catur Irawan.

Simak juga video pilihan berikut ini: