Menjaga Data Pribadi Agar Terhindar dari Hoaks

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks atau informasi palsu tak lepas dari minimnya pengawasan terhadap data pribadi di media sosial. Redaktur Pelaksana Cek Fakta Liputan6.com Edu Krisnadefa memaparkan beberapa cara untuk menjaga data digital agar terhindar dari hoaks.

Yang pertama, kata dia, jangan mengakses situs sembarang. Menurut Edu, warganet perlu memperhatikan secara teliti alamat situs yang dituju. Sebab, banyak situs yang tidak terlindungi dan justru dapat mengambil data pribadi penggunanya.

"Biasanya, untuk situs yang terlindungi dan resmi menggunakan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)," kata Edu dalam acara Webinar Pencegahan Hoax Lembaga Ta'lif wan Nashr (LTN) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Garut x Liputan6.com, Rabu (1/9/2021).

Kedua adalah bijak dalam menggunakan wifi publik dan komputer umum. Masyarakat perlu berhati-hati ketika menggunakan wifi dan komputer yang disediakan secara gratis atau sewa. Sebab, banyak kasus data pribadi dan jejak digital bocor saat menggunakan perangkat milik umum.

Selanjutnya yakni tidak mengunduh sembarang aplikasi di gawai pribadi. Edu menambahkan mengunduh aplikasi yang tidak jelas atau secara sembarangan juga dapat membeberkan data pribadi, sehingga lebih riskan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Terakhir, Edu meminta, masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Contohnya yakni dengan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

"Penggunaan media sosial juga harus berhati-hati. Penyebaran informasi juga harus dalam sisi positif, jangan untuk menyebar hoaks," tutup Edu.

Penulis: Geiska Vatikan Isdy

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel