Menjaga Sumber Air dan Udara Bersih di Kota Dumai

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Ratusan ekor burung terbang bebas di Taman Wisata Alam Kota Dumai. Satu trenggiling kembali bebas ke alam liar menandai peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 38 pada 16 Maret 2021.

Satwa-satwa itu, beberapa di antaranya dilindungi, menjadi penghuni di kawasan itu setelah dilepasliarkan Pemerintah Kota Dumai dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Diikuti masyarakat pecinta lingkungan dan satwa, mereka berjanji menjaga kelestarian lokasi itu. Ini juga ditandai dengan penanaman 200 bibit tanaman.

Staf Ahli Wali Kota Dumai H Erizal menjelaskan, Taman Wisata Alam Sungai Dumai mempunyai peran penting bagi masyarakat Kota Dumai. Perannya di kota industri dan pelabuhan itu merupakan sumber air bersih, udara bersih, dan objek wisata.

"Ini dapat memajukan kesejahteraan masyarakat sekitarnya apabila dikelola secara optimal," kata Erizal, Selasa siang, 16 Maret 2021.

Erizal menyebut Pemerintah Kota Dumai merencanakan normalisasi sungai dan membuat embung untuk menampung air di Taman Wisata Alam Sungai Dumai. Tujuannya mengendalikan banjir yang selama ini terjadi di Kota Dumai.

"Kemudian mengendalikan kebakaran lahan serta menjaga kualitas air agar bermanfaat bagi masyarakat dan keseimbangan alam," jelas Erizal.

Erizal menyebut Pemerintah Kota Dumai dengan BBKSDA Riau sudah membicarakan rencana tersebut. Dengan demikian ke depannya diharapkan Kota Dumai terhindar dari banjir dan kebakaran lahan.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau Suharyono menyatakan Taman Wisata Alam Sungai Dumai berperan penting menjaga keseimbangan alam.

"Ini perlu dijaga bersama-sama agar Dumai selalu lestari, terhindar dari banjir dan kebakaran lahan," singkat Suharyono.

Peringatan Hari Bakti Rimbawan ini juga dihadiri Fauna & Flora International (FFI) Indonesia Programme di Taman Wisata Alam Sungai Dumai dan organisasi pecinta lingkungan lainnya.

Simak video pilihan berikut in: