Menjajal Kecanggihan Mercedes-Benz Seri A-200 di Malam Hari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seri A-200 Urban dan A-260 Sport Mercedes-Benz telah diluncurkan. Pihak Mercedez-Benz Indonesia kemudian membuat agenda night test drive karena ingin memacu adrenalin dan atmosfir baru dalam dunia otomotif.

Para pewarta dipersilakan mencoba seri A-200 dengan panduan para teknisi di dalam mobil. Untuk rintangan pertama, A-200 diuji radius putaran sangat kecil, sehingga jika masuk ke jalanan yang kecil, mobil bisa mendapatkan sekali putar.

Untuk Ujian kedua, A-200 diuji dari segi akselerasi. Hanya dalam waktu 8,4 detik A-200 berhasil melakukan akselerasi sampai 100 km per jam. A-200 saat ini dilengkapi 4-silinder bertenaga efisien, dengan level tenaga 115 kW (156 hp) untuk A 200 Urban dan 155 kW (211 hp) untuk A-250 Sport

Dari ujian akselerasi penuh, A-200 ditantang dengan adanya breaking zone. Dengan kemampuan electronic stability program, A-200 terlihat baik saat berhenti. Meski sedang proses berhenti, namun A-200 berhasil mengerem dengan lancar sembari pengendara membelokan setir.

Sesi selanjutnya, A-200 adalah zig zag menguji suspensi dalam keadaan tinggi. Namun saat suspensi tinggi, handlingnya masih nyaman untuk berbelok-belok.

Tes berikutnya, untuk melihat A-200 bisa menghemat bahan bakar dengan baik. Hal itu dilihat dari Economic display sehingga penggunaan bahan bakar berkurang saat keadaan macet dan berbelok. Tarikan koefisien untuk A 200 Urban hanya 0.28 cd dan untuk A250 sport hanya 0.31 cd.

Ujian akhir, A-200 diuji untuk parkir paralel. Dengan parking simulation, A-200 menonjolkan adanya parking sensor pada kendaraan, ditambah bantuan sistem parkir otomatis.

A Class ini juga dirancang khusus untuk melindungi keselamatan penumpang dengan sembilan airbag yang mencakup front airbag sidebag, windowbag dan kneebag.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.