Menjajal Teh Penambah Imun Racikan Khofifah KW Mahasiswa Unesa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Khofifah, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil meracik minuman teh khusus dari bunga telang dan daun lampes.

Khofifah yang mempunyai nama lengkap seperti gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa ini, bersama rekannya dari prodi Ilmu Pengetahuan Alam dan prodi Ekonomi Unesa, mengklaim produk teh racikannya tersebut bisa mencukupi kebutuhan imunitas tubuh selama masa darurat Covid-19.

Khofifah "KW" yang juga ketua Tim Pengembangan Telam Tea mengatakan, dua bahan tersebut memiliki banyak kandungan dan khasiat untuk kekebalan tubuh. Di antarannya yakni kalsium, zinc, zat besi, klorofil, dan vitamin A, C, dan K.

“Dari berbagai kandungannya itu menjadikan bahan tersebut mampu meningkatkan imunitas tubuh, antioksidan alami, mengobati radang, mencegah kanker, mengatasi batuk, dan mengobati cacingan, gondok, dan sebagainya,” ujarnya, Kamis (2/9/2021).

"Telang dan Lampes banyak ditemukan di daerah Lamongan. Jenisnya termasuk tumbuhan yang mudah dibudidaya," ucap Khofifah.

Khofifah menerangkan, pembuatan teh telang sebelumnya telah melewati tahap penelitian yang dilakukan sejak Juni 2021 lalu dan mendapat pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) dari Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

"Telang Tea memiliki warna yang khas, yakni biru kehijauan. Proses pembuatan teh tersebut terbilang cukup sederhana," ujarnya.

"Mula-mula semua bahan dicuci bersih kemudian dijemur dan dipanaskan menggunakan oven untuk membersihkan bakteri. Kemudian hasilnya dikemas menggunakan kantong teh," ucap Khofifah.

Khofifah, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil meracik minuman teh khusus dari bunga telang dan daun lampes.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sudah Masuk Pasaran

Khofifah mengungkapkan, Teh hijau tersebut sudah masuk pasaran dan disambut baik masyarakat. Pada awal-awal penjualannya saja sudah laku lebih dari 50 item.

"Guna meningkatkan jangkauan pemasaran produk tersebut, tim kami sudah bekerja sama dengan para UMKM di Lamongan dan sekitarnya," ujarnya.

Ke depannya, lanjut Khofifah, mereka akan menambah varian produk Telam Tea, memperluas jaringan kerja sama dengan UMKM di berbagai daerah serta mengikuti berbagai seminar kewirausahaan.

“Semoga Telam Tea ini dapat berkembang dan sebagai salah satu bahan alternatif peningkatan imunitas tubuh masyarakat selama pandemi maupun setelah pandemi," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel