Menjalin Cinta dengan Sesama Bungsu, Pahami 5 Hal Ini sebelum Berkomitmen

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Seberapa besar pengaruh urutan lahir seseorang terhadap karakter atau kepribadiannya? William Cane, penulis The Birth Order Book of Love mengungkapkan bahwa kepribadian kita berkaitan langsung dengan cara kita berinteraksi dengan orang lain. Karena urutan lahir memengaruhi orang-orang pertama yang berinteraksi dengan kita (orangtua dan saudara), maka karakter kita pun tak lepas dari pengaruh urutan lahir tersebut.

Mengetahui karakter berdasarkan urutan lahir juga bisa digunakan untuk menguji kecocokan kita dengan seseorang atau pasangan. Melansir laman womansday.com, Catherine Salmon, PhD, seorang profesor psikologi di University of Redlands, California, mengetahui kepribadian kita dan pasangan berdasarkan urutan lahir bisa menjadi sebuah strategi untuk mengecek kecocokan. Kali ini kita akan coba membahas hubungan cinta sesama anak bungsu. Apa saja hal yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam hubungan sesama bungsu?

1. Hubungan Bisa Sulit untuk Bertumbuh

Hubungan sesama anak bungsu bisa terasa seakan bebas dan tanpa beban. Sama-sama punya kecenderungan menikmati hidup tanpa takut mengambil risiko, hubungan yang dijalin memang bisa menyenangkan. Hanya saja kalau tidak ada ketegasan soal mau dibawa ke mana hubungan yang ada, maka hubungan jadi makin sulit untuk bertumbuh. Hubungan mungkin akan berhenti atau malah jalan di tempat, tanpa ada perubahan bermakna.

2. Perlu Ketegasan dalam Berbagi dan Bertukar Peran

Melansir laman drjen.com, pasangan sesama bungsu bisa menjadi problematis. Kenapa? Karena keduanya punya kecenderungan sulit membuat perencanaan yang baik. Sehingga situasai bisa kacau ketika ada hal-hal penting yang perlu diselesaikan atau dilakukan bersama sampai tuntas. Apalagi kalau sudah menikah, perlu komitmen kuat dan kompromi soal berbagi dan bertukar peran mulai dari urusan rumah tangga, urusan keuangan, hingga ketika menjadi orangtua dalam hal pengasuhan dan pendidikan anak.

3. Perlu Komitmen Kuat untuk Lebih Bertanggung Jawab

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Dragon+Images
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Dragon+Images

Bukan berarti anak bungsu tak bisa bertanggung jawab. Cuma memang ketika sudah menjalin sebuah hubungan dengan sesama anak bungsu, perlu adanya komitmen yang lebih kuat untuk bertanggung jawab. Bertanggung jawab soal diri sendiri hingga bertanggung jawab soal menjaga keutuhan hubungan.

4. Masalah Kecil jadi Besar bila Saling Lepas Tangan

Tentu saja tiap hubungan akan selalu disertai dan diwarnai dengan konflik dan masalah. Cuma ketika kamu dan pasangan punya kecenderungan tak mau ikut campur dalam suatu urusan, masalah kecil bisa jadi masalah besar yang makin sulit diatasi. Untuk itu jangan sampai saling lepas tangan ketika dihadapkan pada sebuah persoalan dalam hubungan, ya.

5. Hubungan Bisa Dijalani dengan Banyak Senyum dan Tawa

Seorang bungsu bisa menjadi pasangan yang menyenangkan. Bersama sesama bungsu yang suka memeriahkan suasana, hubungan yang dijalani bisa dipenuhi oleh banyak senyum dan tawa. Selalu bisa menemukan cara untuk bisa bersenang-senang dan melihat sesuatu dari sisi positif.

Tentu saja tiap pasangan dan tiap hubungan punya keunikannya masing-masing. Bagi yang saat ini sedang menjalani hubungan dengan sesama anak bungsu, semoga hubungan kalian senantiasa langgeng, ya. Fokuskan pada meningkatkan hal-hal baik dalam hubunganmu demi masa depan impian bersama.

#ElevateWomen