Menjalin Cinta dengan Sesama Sulung, Pahami 5 Hal Ini sebelum Melangkah Jauh

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saat ada yang pdkt denganmu, mungkin tak ada salahnya untuk langsung menanyakan urutan lahirnya. Apakah dia seorang sulung, anak tengah, bungsu, atau anak tunggal? Well, meski mungkin kesannya hanya untuk bercanda, tapi urutan lahir bisa memengaruhi karakter seseorang meski bukan satu-satunya faktor yang membentuk kepribadiannya.

Kali ini yang akan kita bahas adalah hubungan cinta dengan sesama anak sulung. Kamu anak sulung dan dia juga terlahir sebagai anak sulung, apakah hubungan yang dijalin bisa langgeng atau malah muncul banyak konflik besar? Setiap hubungan pastinya punya keunikannya masing-masing, dan bagi yang saat ini menjalin hubungan dengan sesama anak sulung, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melangkah lebih lanjut.

1. Sesama Anak Sulung Bisa Sulit Berkompromi

Melansir laman drjen.com, sesama anak sulung dalam sebuah hubungan bisa mengalami masalah karena keduanya yang bisa sama-sama kompetitif. Saat tak ada yang mau mengalah karena punya kecenderungan suka mengontrol, maka keduanya akan sulit berkompromi. Maka dari itu, sedari awal perlu membangun komitmen untuk bisa saling berkompromi dalam hubungan agar tidak memicu konflik-konflik besar terjadi.

2. Sesama Anak Sulung Perlu Mengedepankan Saling Respek

Saling respek, ini adalah sebuah kunci yang sangat penting dalam hubungan yang dijalin oleh sesama anak sulung. Saling menghargai karakter dan kepribadian masing-masing bisa membuat hubungan terasa lebih mudah untuk dijalani. Jangan sampai sebuah masalah kecil jadi masalah besar hanya karena tidak bisa mengendalikan ego masing-masing.

3. Sesama Anak Sulung Perlu Kesibukan Sendiri

ilustrasi pasangan cinta/Photo by Happy Together from Shutterstock
ilustrasi pasangan cinta/Photo by Happy Together from Shutterstock

Kamu dan pasangan punya hobi berbeda? Tak apa, justru perlu saling memberi waktu menekuni hobi masing-masing. Kamu dan pasangan punya pekerjaan dan kesibukan sendiri? Justru itu bisa jadi hal baik. Maksudnya adalah kamu dan pasangan bisa saling memberi ruang untuk mendapat kebebasan mengontrol sesuatu. Sehingga ada keseimbangan yang didapatkan dalam hidup. Hubungan yang dijalin pun tak terbebani oleh ego untuk saling kontrol satu sama lain. Sebab kamu dan pasangan sudah bisa "melampiaskan" hasrat mengontrol sesuatu yang lebih positif di luar hubungan.

4. Sesama Anak Sulung Perlu Mendukung Kelebihan Masing-Masing

Kenali kelebihan diri masing-masing. Ketahui keistimewaan atau kemampuan terbaik masing-masing. Agar hubungan bisa langgeng dan berjalan ke arah yang lebih baik, penting untuk bisa mengenali kelebihan diri ini. Saling dukung untuk bisa bertumbuh bersama.

5. Sesama Anak Sulung Bisa Menciptakan Cinta yang Terus Bertumbuh

Yup, sebenarnya selalu ada peluang dan kesempatan bagi siapa saja untuk membangun hubungan dengan cinta yang terus bertumbuh. Dalam hubungan sesama anak sulung yang sama-sama punya kecenderungan kompetitif, bisa coba optimalkan kecenderungan itu untuk membangun cinta yang senantiasa terus bertumbuh. Bertumbuh ke arah yang lebih baik dan menciptakan hubungan yang lebih bermakna.

Adakah Sahabat Fimela di sini yang punya pengalaman menjalin hubungan dengan sesama anak sulung? Apa saja kelebihan dan kekurangan yang pernah dirasakan? Pastinya setiap hubungan punya warna-warninya sendiri, ya. Semoga dengan pasangan yang kamu pilih saat ini, kamu bisa menjalin hubungan yang langgeng dengan cinta yang terus bertumbuh ke depannya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel