Menjelajahi Tempat Unik di Dunia

TEMPO.CO , London: Merah, kuning, hijau, atau cokelat. Itulah warna alga yang hidup di dasar perairan. Biasanya, rona ganggang bisa mempengaruhi corak air tempat ia hidup. Tapi tidak begitu dengan Danau Hiller di Australia Barat.

Di Telaga Hiller, peneliti tidak menemukan adanya alga. Namun air tasik itu terlihat merah muda. Pada tepian danau, pasir pantai serta pohon ekaliptus terhampar.

Panjang Danau Hiller sekitar 600 meter, dengan lebar 250 meter. Sepanjang tahun, tulis situs Daily Mail, warna air di telaga tetap merah muda. "Telaga ini adalah keajaiban alam yang dimiliki Australia," tulis situs berita Daily Mail, Kamis, 15 November 2012.

Keanehan alam juga bisa ditemui di California. Bila Anda berkunjung ke sana, cobalah mampir di Death Valley. Di situ, Anda bisa melihat hamparan tanah luas bertekstur retak. Anehnya, pada permukaan tanah sejumlah batu bisa bergeser jauh hingga meninggalkan jejak panjang.

"Yang membingungkan para ahli, berat batu sekitar 300 kilogram. Secara logika, tidak mungkin bongkahan itu dapat bergeser sendiri," tulis Daily Mail.

Di perbatasan Arizona dan Utah, Amerika, Anda bisa menemukan hamparan lereng dengan tekstur tanah seperti lukisan yang menggambarkan gelombang laut. Garis meliuk-liuk dengan tingkatan warna berbeda. Dari cokelat sangat muda hingga cokelat pekat. "Karenanya lokasi ini dijuluki The Wave."

Lalu bila berlibur ke Pantai Koekohe, Selandia Baru, Anda bakal bertemu dengan telur raksasa. Kenapa dikatakan raksasa? Sebab telur ini memiliki diameter antara setengah hingga satu meter. Tapi telur ini tidak bisa menetaskan hewan seperti burung atau reptil. Karena ia terbuat dari batu alam.

"Nama bongkahan telur ini Moeraki Boulders."

Di Argentina, Anda juga bisa menemukan keajaiban alam. Tepatnya Provinsi Mendoza. Di sana, terbentang Sungai Mendoza. Aliran air Mendoza tidak beda dengan kali lainnya. Yang membuat unik adalah lengkungan tanah di atas sungai. Dan tanah itu melekuk sedemikian rupa hingga membentuk jembatan.

Yang membuatnya tambah menarik, dinding jembatan berona kuning agak jingga. Menurut para ahli, warna itu ditimbulkan belerang yang mengalir bersama air dan sisa salju.

DAILY MAIL | CORNILA DESYANA

Berita lain:

Pawai Becak Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam

Balkot Festival, Hajatan Budaya Sunda dan Kuliner

Permainan Rakyat Aceh Dilombakan 

AirAsia Buka 2 Rute Baru dari Medan dan Surabaya

Gangnam Style Menyusup di Festival Reog  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.