Menkes: 1 dari 3 WNI yang Masih di Wuhan Negatif Virus Corona

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tiga warga negara Indonesia (WNI) masih berada di Wuhan, China. Ketiganya, pada 1 Februari 2020 lalu tak bisa ikut pulang ke Indonesia lantaran sakit dan masih diobservasi oleh tenaga kesehatan di China.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, satu dari tiga WNI itu telah dinyatakan sehat.

"Tinggal 2 lagi yang masih dalam proses untuk fix (memastikan positif Corona atau tidak). Tapi yang lain negatif," ujar Terawan soal WNI yang masih di Wuhan, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

Dia berharap wabah akibat virus Corona ini segera berakhir. Dia mengajak masyarakat untuk berdoa agar wabah tersebut tak lagi menghantui dunia, terutama di Wuhan.

"Berdoa mudah-mudahan enggak lama-lama," kata Terawan.

Jadi Duta Kesehatan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi kantor Huawei di Wisma BRI 2, Jakarta, Kamis (23/1/2020). BRI menyatakan telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi pekerja BRI dengan memberikan masker untuk seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi kantor Huawei di Wisma BRI 2, Jakarta, Kamis (23/1/2020). BRI menyatakan telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi pekerja BRI dengan memberikan masker untuk seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Terawan memastikan WNI dari Wuhan yang diobservasi di Natuna dalam kondisi sehat. Mereka dinyatakan sehat setelah diobservasi kesehatannya selama 14 hari di sana.

Terawan mengatakan, 243 WNI dari Wuhan ini akan menjadi duta kesehatan di wilayahnya masing-masing. Mereka akan menyosialisasikan hal-hal terkait virus Corona kepada masyarakat.

"Iya kan itu penting. Mereka jadi duta kesehatan di daerah masing-masing," ujar Menkes Terawan di Natuna, Sabtu (15/2/2020).

Para WNI dari Wuhan ini juga dibekali dengan surat sehat oleh pemerintah. Surat ini membuktikan mereka dalam kondisi sehat dan aman bersosialisasi dengan masyarakat.

"Iya ada," kata Andrea, salah satu WNI dari Wuhan yang berasal dari Kalimantan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: