Menkes: 125 Juta Vaksin COVID-19 Sudah Disuntikkan ke Masyarakat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah 125,7 juta vaksin COVID-19 disuntikkan ke masyarakat Indonesia. Bahkan, minggu ini sudah 10 juta suntikan diberikan ke masyarakat.

"Kita juga sudah menjangkau 35 persen populasi atau sekitar 75 juta orang sudah diberikan suntikan pertama vaksin COVID-19. Lalu, yang sudah dapat dua dosis ada 45 juta orang," kata Budi dalam konferensi pers Senin (20/9/2021).

Namun, masih ada dua provinsi yang capaian vaksinasi di bawah 20 persen dari target populasi yakni Sumatra Barat dan Lampung.

"Atas pesan Bapak Presiden, kita akan konsentrasi supaya mencapai 20 persen dari target populasi (yang divaksin COVID-19)," kata Budi.

190 Juta Vaksin COVID-19 Diperoleh RI

Sebanyak 5.000.000 Sinovac bentuk jadi yang merupakan kedatangan vaksin COVID-19 tahap 68 tiba  Jumat, 17 September 2021 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok Amiriyandi/InfoPublik/Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)
Sebanyak 5.000.000 Sinovac bentuk jadi yang merupakan kedatangan vaksin COVID-19 tahap 68 tiba Jumat, 17 September 2021 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok Amiriyandi/InfoPublik/Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)

Budi juga memaparkan akumulasi perolehan vaksin yang diterima Indonesia sudah sebesar 190 juta hingga akhir pekan kemarin.

"Dari 190 juta, 125 juta dosis vaksin sudah disuntikkan per tadi pagi," katanya.

Lalu, dari angka 190 juta itu, sekitar 169 juga sudah didistribusikan ke provinsi, kabupaten dan kota. Sebagian memang masih ada di gudang provinsi maupun dinas kesehatan kabupaten dan kota.

Infografis Yuk Ketahui 5 Fakta Penting Vaksin Covid-19.

Infografis Yuk Ketahui 5 Fakta Penting Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Yuk Ketahui 5 Fakta Penting Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel