Menkes Budi Pastikan Suntik Vaksin COVID-19 Sebelum Presiden

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa dirinya akan menjadi orang yang disuntik COVID-19 lebih dulu. Hal tersebut menyusul pemberitaan akan penyetujuan Presiden Joko Widodo untuk divaksin pertama kali.

Dituturkan Menkes Budi, apabila Presiden Jokowi mau untuk menjadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19, maka pejabat lain termasuk dirinya, harus mengikuti. Demikian disampaikan Menkes Budi saat konferensi pers terkait perkembangan vaksin COVID-19 di Bandung.

"Kalau bapak Presiden disuntik sudah pasti Menteri Kesehatannya juga harus disuntik duluan," tuturnya.

Pihak kementerian siap untuk disuntik pertama kali lantaran untuk menjaga keamanan dari orang nomor satu di Indonesia. Namun, diakui Menkes Budi, masyarakat harus melihat sosok presiden yang pertama kali disuntik agar dapat memberi contoh yang tepat.

"Cuma yang kelihatan di meja itu harus Presidennya duluan tidak boleh kementerian karena kita harus menjaga keamanan bapak Presiden," jelasnya.

Ada pun vaksin COVID-19 yang saat ini sedang dalam tahap uji coba di Indonesia berasal dari perusahaan Sinovac, China. Namun, pemerintah telah menyiapkan jutaan dosis untuk disuntikan meski uji klinis belum selesai.

Diketahui, prioritas vaksinasi vaksin sendiri untuk kelompok tenaga kesehatan terlebih dahulu. Setelah itu, tenaga pelayanan publik hingga akhirnya mencakup ke masyarakat luas.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak