Menkes Budi Pastikan Tarif Karantina di Hotel Sudah Transparan Guna Hindari Calo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin, merespons video viral soal ada dugaan calo hotel karantina yang menawarkan harga hingga puluhan juta.

Menkes pun memastikan, tarif hotel karantina sudah dibuat transparan, sehingga pelaku perjalanan bisa melihat sendiri besaran biaya karantina di hotel langsung. Hal ini juga mencegah adanya calo yang menawarkan tarif hotel lebih tinggi dari harga yang seharusnya.

"Kami langsung memeriksa langsung apa yang masyarakat keluhkan kemarin, saat ini dipastikan bahwa tarif hotel sudah transparan semua orang bisa lihat dan menggunakan sistem jadi terkontrol," ujar Budi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (24/12/2021).

Selain memastikan tak ada calo hotel, dia memastikan sudah tidak ada antrean kedatangan penumpang asal luar negeri yang menunggu untuk dibawa ke tempat karantina. Antrian prosedur kedatangan saat ini telah dibuat lebih cepat dengan sinergi antara petugas secara manual maupun melalui sistem.

"Sekarang antreannya sudah lebih cepat, sudah diperbaiki sistemnya, sehingga tidak ada lagi antrian yang berjubel seperti beberapa waktu lalu," lanjut Budi.

Tambah Bus

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini armada angkutan bis yang membawa pelaku perjalanan ke tempat karantina sudah ditambah. Hal ini dilakukan agar para pelaku perjalanan bisa langsung menuju tempat karantina usai menjalani seluruh prosedur kedatangan.

"Kita sudah menugaskan bus DAMRI agar lebih banyak, sehingga begitu mereka datang mereka langsung berangkat ke tempat karantina yang ditentukan," ujar Menhub Budi Karya sumadi.

Sebelumnya, rombongan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Kepala BNPB Nasional Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengecek prosedur kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (24/12/2021).

Kedatangan rombongan tersebut untuk memastikan seluruh pelaku perjalanan asal luar negeri (PPLN) menjalani seluruh prosedur kedatangan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel