Menkes: Capaian Vaksinasi Dosis I 57 Persen, Dosis II 35 Persen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa sudah 194 juta dosis vaksin COVID-19 disuntikkan ke 208 juta masyarakat yang jadi target vaksinasi.

Vaksin dosis pertama sudah mencapai 57 persen dari target dan dosis kedua baru 35 persen dari target.

"Vaksinasi dosis pertama sudah 119 juta dosis atau 57 persen, lalu yang sudah divaksin lengkap ada 73,8 suntikan atau 35 persen," kata Budi dalam update PPKM pada Senin (1/11/2021).

Dengan laju vaksinasi COVID-19 sebesar 50 juta suntikan per lima minggu maka target Budi, hingga akhir tahun ini bisa mencapai 290-300 juta vaksin COVID-19 yang disuntikkan ke masyarakat. Bila ini tercapai maka sekitar 290 juta dosis COVID-19 digunakan dengan target dosis pertama sudah diberikan ke 168 juta orang atau 80,9 persen. Lalu, dosis kedua semoga berhasil mencapai 123 juta orang atau 59 persen.

"Perhitungan kami Indonesia bisa mencapai 60 persen yang mendapat dosis lengkap di akhir tahun ini jadi sudah bisa melampaui target yang diberikan WHO sebesar 40 persen dari target vaksinasi," tutur Budi optimistis.

Stok Vaksin Aman Sebulan ke Depan

Hingga hari ini Indonesia sudah mendapatkan 250 juta dosis vaksin COVID-19. Lalu, 241 diantaranya sudah didistribusikan ke provinsi serta kabupaten dan kota. Dan, sudah 194 juta dosis vaksin sudah dipakai.

"Jadi, masih ada sekitar 47 juta dosis stok yang ada di provinsi, kabupaten, kota itu relatif cukup untuk cadangan suntikan satu bulan ke depan," kata Budi.

Infografis Cara Warga Belum Punya NIK Tetap Bisa Terima Vaksin Covid-19

Infografis Cara Warga Belum Punya NIK Tetap Bisa Terima Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Cara Warga Belum Punya NIK Tetap Bisa Terima Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel