Menkes Catat Gagal Ginjal Akut Anak Tembus 325 Kasus, 178 Anak Meninggal

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencatat kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia tembus 325 kasus per (1/11). Dia melaporkan, 178 anak di antaranya meninggal dunia.

"Data kemarin yang kita monitor ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia," kata Budi Gunadi, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11).

Dia mengungkapkan, penyumbang kasus terbanyak adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Aceh, Sumatera Barat, dan Bali.

"Meninggalnya 178 dari 325 sekitar 54 persen. Ini sudah menurun dari kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 60 persen," ungkapnya.

Temukan Obat Gagal Ginjal

Budi mengaku sudah menemukan obat untuk penyakit Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI) secara misterius pada anak-anak. Adapun obat tersebut adalah fomepizole.

"Sudah ketemu obatnya, namanya fomepizole. Di Indonesia belum ada, kemarin kita ambil dari Singapura, kita hand carry ke sini, kita coba dulu ini antidotnya, kita coba ke 10 pasien di RSCM" katanya di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).

Dia mengungkapkan, dari 10 pasien di RSCM yang diberi obat ini, terlihat kondisi yang membaik

"Setelah diberi obat ini, sebagian membaik, sebagian stabil tidak menurun. Jadi kami merasa confident bahwa obat ini efektif. Sekarang pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi (obatnya)," imbuhnya. [ray]