Menkes dorong CEO masuk bisnis kesehatan berbasis promotif-preventif

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong para chief executive officer (CEO) untuk masuk dalam bisnis kesehatan berbasis promotif dan preventif.

"Para CEO harus masuk ke bisnis yang sifatnya promotif dan preventif karena itu akan didorong oleh Kementerian Kesehatan," ujar Menkes Budi dalam acara Kompas100 CEO Forum Ke-13 yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pemerintah akan memperkuat upaya promotif dan preventif sebagai upaya agar masyarakat tetap sehat.

Secara spesifik, ia mengemukakan, promotif dan preventif itu terkait dengan skrining riwayat kesehatan dan pelayanan kesehatan.

Baca juga: Menkes: Bersiap hadapi peningkatan kasus COVID-19 dua pekan ke depan

Baca juga: Menkes: BPJS harus didesain baik supaya memberikan layanan yang adil

"Bisnis apa sih yang promotif?. Bisa skrining, mulai dari yang sederhana seperti kontrol kolesterol, gula darah, hipertensi. Jadi alat-alat pengukur itu nanti akan bagus ke depannya," papar Menkes Budi.

Dengan demikian, maka pengeluaran masyarakat untuk biaya kesehatan yang sifatnya promotif dan preventif akan menjadi tren.

"Kita akan promote (promotif dan preventif) ini ke orang-orang lebih banyak, pasti orang-orang akan mau hidupnya lebih sehat," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Menkes Budi juga mengatakan bahwa biaya pengeluaran kesehatan akan bertambah seiring dengan menuanya populasi masyarakat di Indonesia.

Menurut dia, populasi yang menua tentu akan mengeluarkan biaya kesehatan yang lebih besar. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis kesehatan yang bersifat preventif dan promotif.

"Spending (pengeluaran) ini akan naik sejalan dengan menuanya populasi kita. Jadi kalau penuaan populasi nanti pasti pengeluaran kesehatannya lebih besar," tuturnya.

Menkes Budi menjelaskan, jika rata-rata usia populasi masyarakat Indonesia naik dari 72 tahun ke 76 tahun, maka masyarakat akan menerapkan gaya hidup sehat seperti dengan berolahraga, minum vitamin, rajin skrining atau kontrol.

"Mudah-mudahan rata-rata usia hidup kita akan naik," ucapnya.*
​​​​
Baca juga: Menkes: Gencarkan langkah preventif untuk tingkatkan kesehatan

Baca juga: Menkes: Vaksinasi polio massal akan dilaksanakan di Pidie pekan depan