Menkes Dorong Data Imunisasi Anak Direkam Digital

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong pencatatan data imunisasi anak menggunakan digital. Dengan keterlibatan digital, bukti imunisasi anak seperti sertifikat akan tersimpan baik.

"Semua anak-anak yang nanti kita lakukan imunisasi akan terekam individunya dan akan memiliki sertifikat vaksinasi elektronik yang disimpan secara digital," kata Budi dalam acara Temu Media: Bulan Imunisasi Anak Nasional, Kamis (12/5).

Dia menyebut, melalui pencatatan digital, anak-anak tidak akan kesulitan mengetahui riwayat imunisasinya. Sangat berbeda dengan pencatatan imunisasi selama ini yang hanya mengandalkan kartu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

"Sehingga anytime, setiap saat dibutuhkan oleh yang bersangkutan, 15 tahun lagi atau 20 tahun lagi, dia tetap bisa mengambil datanya yang tersimpan di Kementerian Kesehatan," ucapnya.

Menurut Budi, rencana penerapan pencatatan digital pada imunisasi anak belajar dari keberhasilan vaksinasi Covid-19. Data penerima vaksinasi Covid-19, kata dia, kini sudah terekam dan tersimpan dengan baik di PeduliLindungi.

Perbarui Tugas Posyandu

Selain itu, bekas Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mendorong reaktivasi dan redefinisi posyandu. Ke depan, tugas posyandu tidak hanya berkaitan dengan pendaftaran balita, ibu hamil, ibu nifas, hingga ibu menyusui. Melainkan ikut memberikan pelayanan kesehatan lainnya.

"Salah satu programnya adalah imunisasi karena imunisasi nasional yang sukses kalau didukung oleh seluruh kader-kader kita yang ada di posyandu," ujarnya.

Budi menjelaskan, rencana melibatkan posyandu dalam pelayanan kesehatan karena keterbatasan jumlah puskesmas. Saat ini, tercatat hanya ada 10.000-an puskesmas yang memberikan layanan kesehatan kepada 80.000-an desa di 514 kabupaten kota pada 34 provinsi. Padahal jumlah fasilitas kesehatan yang dibutuhkan sekitar 300.000.

"Kita sudah mengamati bahwa fasilitas kesehatan yang jumlahnya sekitar 300.000-an itu adalah posyandu," ucapnya. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel