Menkes: Enam Juta Dosis Vaksin Covid-19 Cukup untuk Tiga Bulan ke Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini masih ada sekitar enam juta dosis vaksin Covid-19. Sehingga, jumlah tersebut bisa cukup hingga sampai 90-100 hari ke depan atau selama tiga bulan.

"Jadi kalau dengan adanya stok sekitar enam jutaan tadi, kira-kira stok vaksin yang ada masih bisa bertahan untuk 90-100 hati atau sampai tiga bulan ke depan, sesuai dengan laju vaksinasi yang ada di November," katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta, Selasa (8/11).

Sementara itu, untuk laju vaksinasi Covid-19 disebutnya mencapai 62.000 suntikan per hari. Jumlah itu lebih tinggi dari laju vaksinasi sebelumnya yaitu sekitar 34.000 suntikan per hari.

"Laju vaksinasi November agak naik, tadinya laju vaksinasi 34.000 per hari, turun dari 2 juta per hari Sekarang baik, karena adanya varian baru sehingga boosternya jadi lebih tinggi pemanfaatannya naik ke 62.000 vaksinasi per hari," ujarnya.

Budi merinci, dari jumlah enam juta stok vaksin tersebut terdiri dari vaksin Jassen sebesar 348.815 dosis, vaksin Pfizer 5,50 juta dosis, vaksin Sinopharm 15.808 dosis dan vaksin Zifivax 200.000 dosis.

Dia mengungkapkan, Kemenkes bakal memesan kembali sekitar 10 juta dosis vaksin dalam negeri, dengan rincian 5 juta dosis vaksin untuk bulan November dan 5 juta dosis untuk bulan Desember.

"November ini kita harap ada 5 juta vaksin dalam negeri yang bisa kita pakai, Desember juga ada 10 juta lagi," terangnya.

"Sehingga, total vaksin dalam negeri yang akan kita beli dan kita manfaatkan tahun ini adalah 10 juta dosis, dan sebagian besar mereka akan digunakan untuk vaksin booster," tutup Budi. [fik]