Menkes Ingin Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet Disabilitas Peparnas XVI

·Bacaan 2 menit
Menkes Budi Gunadi Sadikin tentang pengadaan vaksin COVID-19. (Foto: jabarprov.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ingin percepatan vaksinasi Covid-19 untuk para atlet disabilitas yang akan berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. Dia pun meminta masukan dari Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia untuk merealisasikan hal tersebut.

"Saya juga meminta tolong kepada mba Angkie, ada cara-cara khusus untuk bisa mengajak penyandang disabilitas divaksin, nanti vaksinnya akan kami (Kemenkes) siapkan," kata Budi dikutip dari siaran pers, Kamis (30/9/2021).

Dia meminta bantuan Angkie melengkapi data disabilitas untuk program vaksinasi virus corona. Pasalnya, kata Budi, data disabilitas di setiap kementerian terkait saat ini tidak lengkap.

"Data disabilitas ini belum lengkap, baik di Kemenkes ataupun di Dukcapil karenanya saya minta dibantu melengkapi data itu supaya data di Kemenkes, Kemendagri dan di tempatnya mba Angkie lengkap, supaya kedepannya secara sistematis kita bisa intervensi lebih baik," jelasnya.

Sejauh ini, vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas masih dilaksanakan di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. Budi menyampaikam pihaknya siap mendukung percepatan vaksinasi tersebut bagi disabilitas di luar enam provinsi itu.

Menurut dia, Kemenkes sangat terbantu dengan peran Angkie dalam percepatan vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas. Untuk itu, Budi sangat membutuhkan masukan dari Angkie untuk pelaksanaan vaksinasi di luar enam provinsi.

"Terus terang kalau di mata kami, kami relay ke Mba Angkie karena ini menjangkaunya kalau di Kemenkes menggunakan puskesmas, dan posko TNI dan Polri. Nah khusus masuk ke kalangan difabel ini Mba Angkie paling paham," ujar Budi.

Vaksin Covid-19 Khusus Disabilitas Sudah Disalurkan

Sementara itu, Angkie melaporkan bahwa 450.000 dosis vaksin yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas telah tersalurkan kepada disabilitas beserta keluarga dan pendampingannya. Total sudah 99,8 persen penyandang disabilitas yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama.

"Sebanyak 225.000 target sasaran untuk dosis pertama telah mencapai 99,8 persen dan pemberian vaksin dosis kedua sedang berlangsung hingga awal Oktober nanti," tutur Angkie.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel