Menkes: Kasus Covid-19 Masih Terkendali

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklaim penularan atau transmisi Covid-19 di Indonesia masih terkendali. Meskipun dalam tiga pekan terakhir, kasus yang dipicu SARS-CoV-2 itu meningkat signifikan.

Klaim terkendali Budi merujuk pada tiga indikator transmisi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Pertama, indikator kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua, angka rawat inap di rumah sakit. Ketiga, angka kematian akibat Covid-19.

Budi menyebut, data 6 November 2022, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 nasional berada di angka 11 per 100.000 penduduk dalam minggu. Sementara rawat inap sebesar 1,95, dan kematian 0,08 per 100.000 penduduk per minggu.

"Jadi ketiga indikator transmisi WHO ini kita masih ada di level 1. Artinya masih terkendali secara nasional," ungkapnya dikutip Kamis (10/11).

Meski secara nasional pengendalian Covid-19 ada di transmisi level 1, sejumlah provinsi mulai merangkak ke level 2. Bahkan DKI Jakarta sudah memasuki transmisi Covid-19 level 3.

Data 9 November 2022, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta bertambah 2.557. Sementara pasien sembuh meningkat 919, dan kematian 4.

"Jakarta untuk kasus konfirmasi sudah masuk (transmisi Covid-19 level) 3," ucapnya.

Tren Kasus Konfirmasi dan Kematian Meningkat

Sementara Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengungkapkan, angka kasus konfirmasi, rawat inap, dan kematian di Indonesia meningkat. Data 8 November 2022, kasus positif Covid-19 naik menjadi 11,81 per 100.000 penduduk dalam minggu.

Angka kematian juga meningkat menjadi 0,09 per 100.000 penduduk per minggu. Sedangkan angka rawat inap turun tipis menjadi 1,81 per 100.000 penduduk per minggu.

"Kita harus berhati-hati. Walaupun kita masuk di level 1 ini, kalau melihat grafik ada kenaikan di kematian, jumlah kasus konfirmasi, kemudian rawat inap,” pesannya.

Berikut indikator level 1 transmisi komunitas standar WHO:

1. Kasus: Kurang dari 20 kasus per 100.000 penduduk per minggu
2. Rawat Inap: Kurang dari 5 orang per 100.000 penduduk per minggu
3. Kematian: Kurang dari 1 kasus per 100.000 penduduk per minggu.

[tin]