Menkes: Kekebalan Optimal Terbentuk 28 hari Sesudah Vaksinasi Kedua

Hardani Triyoga, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penggunaan vaksin Sinovac teruji aman karena dibuktikan dengan kondisi kesehatan Wakil Presiden RI Maruf Amin. Budi memantau vaksinasi terhadap Ma'ruf.

"Saya datang ke sini untuk memastikan senior kita, apalagi yang jabatannya paling tinggi aman-aman saja. Mudah-mudahan ini bisa memberikan keyakinan kepada teman-teman sekalian bahwa vaksinasi ini aman,” tutur Budi saat hadir dalam vaksinasi Wapres Ma'ruf Amin di kediamannya, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Maret 2021.

Ia menyampaikan kekebalan tubuh manusia terhadap virus baru terbentuk 28 hari setelah vaksinasi kedua. Dengan demikian, masyarakat diimbau tak langsung merasa aman dan melakukan perjalanan jarak jauh.

"Kekebalan secara optimal terbentuk 28 hari sesudah vaksinasi kedua. Jadi, pesan saya, kalau habis disuntik jangan langsung seperti Superman, kemudian jalan jauh ke mana-mana nggak pakai masker,” jelasnya.

Proses vaksinasi COVID-19 secara massal di berbagai daerah masih terus dilakukan pemerintah. Vaksinasi diberikan secara bertahap dengan sebagian daerah sudah memasuki tahap kedua. Namun, masih banyak daerah yang juga baru vaksin tahap pertama.

Pun, terkait vaksinasi saat Ramadan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi COVID-19 saat menjalankan ibadah puasa. Dalam fatwa MUI, hukum melakukan vaksinasi COVID-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya.