Menkes: Keterisian Tempat Tidur Covid-19 di Rumah Sakit Naik 25 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan (Menkes) Buri Gunadi Sadikin menyebut tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit untuk pasien Covid-19 melonjak naik hingga 25 persen. Dari 72.000 kapasitas yang dimiliki, saat ini sudah terisi 25.000 tempat tidur.

"Kami sampaikan bahwa rumah sakit juga mengalami peningkatan pasien yang masuk. Kemarin sempat sampai di titik terendah sekitar 20.000 yang terisi, sekarang sudah naik angkanya sekitar 25.000 tempat tidur yang terisi atau naik sekitar 20 sampai 25 persen," ujar Budi dalam konferensi pers usia rapat bersama Presiden Jokowi, Senin (31/5/2021).

Dia mengakui bahwa kenaikan BOR nasional kali ini memang cukup tinggi. Namun, Budi memastikan jumlah kapasitas tempat tidur di rumah sakit masih cukup banyak untuk menampung pasien Covid-19.

"Kami sampaikan memang kenaikannya agak tinggi, tetapi kita masih memiliki kapasitas sampai dengan 72.000. Jadi masih ada cukup kapasitas yang kita miliki," ucapnya.

Menurut dia, ada beberapa kabupaten/kota memiliki tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Misalnya, di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, hingga Jambi.

"Kemudian sebagian Jawa Tengah, ada juga di Kalimantan Barat dan ada sedikit di Sulawesi," kata dia.

Lonjakan keterisian tempat tidur di rumah sakit ini tak lepas karena adanya kenaikan kasus aktif Covid-19 di Indonesia pascalibur Lebaran. Budi menuturkan, kasus aktif virus corona di tanah air menyentuh angka 100.000 dan diprediksi mencapai puncaknya pada Juni 2021.

"Biasanya kenaikan itu akan mencampai puncaknya sekitar 5 sampai 7 minggu. Jadi kemungkinan akan adanya kenaikan kasus diperkirakan akan sampai puncaknya di akhir bulan ini," jelasnya.

Ingatkan Disiplin Prokes

Dia pun mengingatkan masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tak terpapar virus corona. Mulai dari, memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak aman.

"Arahan Bapak Presiden adalah dipastikan bahwa seluruh daerah tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan, 3M dengan baik," tutur Budi Gunadi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel