Menkes Minta Lansia Segera Booster Kedua Pakai Vaksin Indovac

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat lansia atau berumur di atas 60 tahun segera melakukan vaksinasi Covid-19 booster kedua menggunakan vaksin Indovac. Vaksin Indovac merupakan produk dalam negeri.

"Jangan lupa boosternya pakai Indovac karena itu sudah terbukti ampuh,," kata Budi, Kamis (24/11).

Selain lansia, Budi juga menyampaikan pesan yang sama kepada tenaga kesehatan agar melengkapi vaksinasi booster kedua menggunakan Indovac.

Budi mengingatkan, vaksinasi booster kedua bagi lansia dan tenaga kesehatan sangat penting. Sebab, kedua kelompok tersebut rentan terinfeksi Covid-19.

Dia menyebut, data sementara, sebanyak 74 persen pasien Covid-19 yang mengalami gejala sedang atau berat di rumah sakit belum divaksinasi booster. Sementara 84 persen pasien meninggal dunia belum dibooster.

"Jadi buat masyarakat tolong diingatkan agar cepat-cepat dibooster," ujarnya.

Data Kementerian Kesehatan 23 November 2022 pukul 04.52 WIB, sebanyak 66.362.852 orang atau 28,28 persen masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi booster dosis pertama. Sementara masyarakat yang sudah menerima vaksinasi booster kedua baru 736.101 orang atau 3,20 persen.

Target pemerintah, 234.666.020 orang di Indonesia dibooster baik dosis pertama dan kedua. Namun untuk sementara, vaksinasi booster kedua hanya diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan lansia.

Sebagai informasi, Indovac merupakan vaksin yang dikembangkan oleh PT Bio Farma dengan Baylor College of Medicine. Vaksin ini sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

[tin]