Menkes Minta Wacana Mudik Diperbolehkan Dikaji Ulang

Dedy Priatmojo, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi meminta adanya kajian ulang dalam hal memperbolehkan adanya kegiatan mudik lebaran di Hari Raya Idul Fitri 2021. Hal menyusul adanya kekhawatiran peningkatan kasus COVID-19.

"Meski saat ini kita sedang gencar melakukan vaksinasi, tapi tetap tidak boleh lengah, harus memperketat prokes (protokol kesehatan) yang ada, termasuk soal berpergian ke luar kota atau daerah," kata Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut Menkes, peningkatan kasus COVID-19 yang dialami Indonesia setiap kali libur panjang mencapai 30 persen hingga 50 persen.

"Sudah beberapa kali pengalaman soal tren libur panjang, pasti kasus naik. Makanya saya minta dikaji ulang dan lebih mendalam. Saran saya teman-teman hati-hati, karena sayang, saat ini (COVID-19) sudah turun, namun keputusannya akan diumumkan secara spesifik oleh Menteri Perekonomian," ujarnya.

Ia berharap usai adanya vaksinasi ini dan adanya langkah menghadapi libur panjang Idul Fitri 2021 nanti, tak akan terjadi peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia.

"Makanya dengan vaksinasi dan kajian mendalam soal mudik, Indonesia tidak terjadi lagi peningkatan kasus COVID-19," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah akan memutuskan boleh tidaknya mudik pada lebaran Idul Fitri 2021 ini. Sekarang ini, situasi di TanaPemerintah akan memutuskan boleh tidaknya mudik pada lebaran Idul Fitri 2021 ini. Sekarang ini, situasi di Tanah Air masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

"Itu nanti akan ada putusan, prinsipnya yang akan kita pertimbangkan dampaknya seperti apa, kalau dibolehkan dan kalau dilarang dampak pada peningkatan penularan," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat melakukan peninjauan vaksinasi COVID-19 di Lampung, Senin, 22 Maret 2021.

Ma'ruf mengatakan jika dampaknya besar, pasti akan dilarang. Namun, kalau memang bisa diminimalisir tentu akan dicari cara agar diperbolehkan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo menyatakan pemerintah belum memiliki keputusan resmi terkait pemberlakukan kebijakan dalam rangka mudik Lebaran 2021.

Terkait kebijakan ini, ditegaskannya juga belum sampai pada tingkat rapat antar kementerian dan lembaga yang seharusnya dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Tentu kita harus bersabar. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama Pak Menko selaku Ketua Komite akan memimpin rapat sehingga keputusan itu jadi dasar kita semua," kata Doni