Menkes: Perilaku hidup sehat dapat tingkatkan kualitas hidup

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup sehat karena dapat meningkatkan kualitas hidup masing-masing individu.

"Jangan lupa hidup sehat karena dapat meningkatkan kualitas hidup," katanya dalam kegiatan "Membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)" yang diakses secara daring dari Jakarta, Jumat.

Menkes mencontohkan, salah satu gaya hidup sehat yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan melakukan aktivitas fisik.

"Hidup sehat itu banyak gerak. 30 menit sehari, lima kali dalam seminggu. Sehari 30 menit itu bisa dalam bentuk jalan kaki atau olah raga ringan atau melakukan aktivitas sehari-hari lainnya. katanya.

Pemerintah, kata dia, pada saat ini tengah menggencarkan kembali kampanye gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat.

"Menteri kesehatan dulu kerjanya banyak mengobati orang sakit. Saya baru sadar bahwa harusnya kita lebih banyak programnya itu menjaga orang agar hidup sehat karena selain lebih murah kualitas hidup juga lebih baik," katanya.

Baca juga: Pemerintah mengampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat

Baca juga: Kemenkes perluas edukasi Germas melalui kemitraan Pentahelix

Terkait hal itu, kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat akan terus digelorakan ke seluruh wilayah di Indonesia.

"Kementerian Kesehatan akan meningkatkan kampanye mengenai Germas guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang berisiko dialami oleh masyarakat Indonesia," katanya.

Sementara itu, pelaksanaan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan upaya promotif dan preventif guna meningkatkan produktivitas penduduk sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Germas.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI terdapat tujuh langkah penting dalam rangka menjalankan Germas. Pertama dengan beraktivitas fisik, kedua, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi terutama buah dan sayur, ketiga, tidak merokok.

Keempat tidak mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, kelima melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dan tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sakit saja.

Keenam, menjaga kebersihan lingkungan dalam skala rumah tangga misalkan dengan pengelolaan sampah, serta ketujuh adalah penggunaan jamban mengingat aspek sanitasi menjadi bagian penting dari gerakan masyarakat hidup sehat.

Baca juga: Kemenkes: GERMAS jadi pelengkap prokes di masa pandemi

Baca juga: Kemenkes beri Pemkab Gianyar penghargaan penerapan Germas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel