Menkes Sarankan Pasien COVID-19 Gejala Ringan Isolasi di Rumah

Dusep Malik, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau kepada masyarakat yang positif COVID-19 dengan gejala ringan untuk isolasi mandiri di rumah. Pemerintah menyarankan itu lantaran kapasitas tenaga kesehatan dan rumah sakit sudah tak memungkinkan lagi menangani pasien.

"Mereka sudah sangat under pressure. Tolong bapak ibu, kalau misalnya bapak ibu tidak demam, dan tidak sesak napas itu masih bisa dilakukan isolasi mandiri. Kalau bapak ibu punya rumah sendiri, punya kamar sendiri lakukan di rumah dan di kamar," kata Budi saat menyampaikan keterangan pers, Senin 11 Januari 2021.

Budi bilang, pihaknya juga meminta kepala daerah membuatkan gedung isolasi untuk menampung pasien dalam jumlah banyak. Bisa dalam bentuk Gelanggang Olahraga atau Wisma Atlet seperti di Jakarta.

"Tempat isolasi seperti Wisma Atlet, Wisma Haji, asrama dan lain sebagainya atau mungkin hotel-hotel juga baik, mumpung sekalian bisa dipakai dan makanannya juga sudah ada fasilitas," kata dia.

Mantan bos PT Bank Mandiri Tbk itu menuturkan, pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah tetap dipantau oleh tenaga kesehatan. Monitoring itu dapat dilakukan oleh dokter atau pun perawat melalui sambungan telepon atau komunikasi virtual.

"Tapi itu untuk mengurangi beban ke rumah sakit. Biarkan teman-teman kita, saudara kita yang berat itu yang di-handle di sana," ujarnya.