Menkes: Telemedicine Kurangi Beban Rumah Sakit

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 membuat layanan kesehatan secara jarak jauh atau telemedicine banyak digunakan masyarakat. Sebagai salah satu upaya guna menciptakan ekosistem kesehatan digital yang kuat di masa mendatang, maka dihelat kegiatan Health Technology Solutions (HTS 2021).

Kegiatan ini dilakukan secara virtual conference melalui portal www.healthtechsolutions.id, hari ini, Rabu 25 sampai besok Kamis 26 Agustus 2021 secara gratis. Yang dibahas adalah diskusi antara pembuat kebijakan, pelaku industri, penyedia teknologi dan akademisi untuk berbagi gagasan dan hasil riset terkait teknologi kesehatan dan solusi terkini sebagai rumusan untuk mendukung kemajuan industri Kesehatan di Tanah Air.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin berharap layanan ini bisa mengurangi beban Rumah Sakit yang terus meningkat tiap harinya karena pasien bisa konsultasi kesehatan jarak jauh tanpa harus ke RS. Bukan hanya telemedicine, kata dia, pemerintah pun akan menambah kapasitas fasilitas isolasi terpusat mengantisipasi masyarakat yang tak bisa isolasi mandiri di rumah.

"Jadi, pasien tidak bisa akses ke RS tetap bisa dilayani oleh dokter dan akan diberikan obat. Dokter nanti akan cek statusnya, sehingga kita bisa arahkan kapan yang bersangkutan harus masuk rumah sakit atau tidak,” ucap dia kepada wartawan, Rabu 25 Agustus 2021.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Healthtech Indonesia, Gregorius Bimantoro menyebut kalau solusi terkini dan teknologi pendukung sangat dibutuhkan guna menunjang kinerja dan performa pelaku industri kesehatan saat ini karena seiring dengan transformasi kesehatan nasional yang tengah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Hal ini sendiri dapat dukungan penuh dari perusahaan penyedia jasa dan teknologi yang tergabung dalam HTS 2021. Kegiatan ini dirasa adalah jawaban dari tantangan industri Kesehatan saat ini yang butuh kolaborasi dari semua pihak terkait pertumbuhan layanan kesehatan Nasional dan percepatan perkembangan industri kesehatan di era teknologi modern.

"Kesehatan masyarakat di masa pandemi ini jelas perlu mengandalkan teknologi digital. Kita bersama perlu mengawal dan mendorong proses transformasi ini agar masa depan pelayanan kesehatan berbasis paradigma 4P yakni prediktif, preventif, partisipatif dan personal,” kata Gregorius menambahkan.

Baca juga: Menkes Beberkan 3 Strategi Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel