Menkes: Vaksin Moderna Ampuh Tekan Covid-19, Dipakai untuk Vaksinasi Ketiga Nakes

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksin Covid-19 Moderna yang diproduksi Amerika Serikat memiliki tingkat efikasi atau kemanjuran yang tinggi dalam melawan virus. Dia menyebut vaksin Moderna sudah terbukti efektif menekan laju penularan Covid-19 di Amerika Serikat.

"Vaksin Moderna sama juga seperti vaksin MRNA lainnya merupakan vaksin dengan efikasi yang tinggi, yang sudah terbukti cukup ampuh digunakan di Amerika Serikat untuk bisa menekan laju penularan Covid," jelas Budi Gunadi dalam konferensi pers kedatangan 3.000.060 dosis vaksin Moderna yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (11/7/2021).

Dia mengatakan, vaksin Moderna akan digunakan terlebih dahulu untuk vaksinasi dosis ketiga para tenaga kesehatan (nakes). Hal ini agar para tenaga kesehatan terlindungi secara maksimal dari gelombang kedua Covid-19 di Indonesia.

"Rencananya vaksin ini selain kami gunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, khusus akan kami gunakan untuk booster suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan di Indonesia," kata Budi.

"Karena mereka mengalami tekanan yang luar biasa terutama di gelombang kedua dari penularan pandemi ini. Sehingga, kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal," sambung Budi.

Dia meyakini kedatangan vaksin Moderna akan sangat membantu para tenaga kesehatan Indonesia untuk menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 di Indonesia.

Terima Kasih Atas Bantuan Vaksin

Pemerintah pun sangat berterima kasih atas bantuan vaksin Moderna yang diberikan oleh Amerika Serikat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dari rakyat dan pemerintah Amerika yang mau membantu program vaksinasi Indonesia dengan pengiriman moderna ke Indonesia sebanyak 4,5 juta dosis secara bertahap," tutur Budi.

Sebagai informasi, Indonesia hingga kini telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin Covid-19 baik yang berupa curah maupun jadi. Rinciannya, 108.500.000 dosis Covid-19 Sinovac yang sebagian besar berbentuk vaksin curah.

Kemudian, 8.236.800 dosis vaksin AstraZeneca yang didapat dari jalur Covax facility. Sebanyak 2.000.000 dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi dimana 500.000 diantaranya adalah dukungan dari pemerintah UAE.

Selain itu, 998.400 dosis vaksin jadi AstraZeneca dari Jepang. Terkahir, 3.00.060 dosis vaksin Moderna produksi Amerika Serikat.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel