Menkeu: Anggaran Perjalanan Dinas 2013 Rp23 Triliun

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan anggaran perjalanan dinas untuk Kementerian Lembaga yang tercatat pada RAPBN 2013 adalah sebesar Rp23 triliun.

"Angka daripada perjalanan dinas terus kita `review`. Perjalanan dinas kira-kira totalnya Rp23 triliun untuk dalam negeri dan luar negeri," ujarnya di Jakarta, Senin.

Menkeu mengharapkan Kementerian Lembaga dapat ikut menjaga dan mengendalikan, agar anggaran perjalanan dinas yang termasuk tinggi tersebut dapat dihemat dan dimanfaatkan secara efektif.

"Semua lembaga pemerintah harus bisa kerja sama mengendalikan itu karena sudah ada di pos nonoperasionalnya," tukasnya.

Ia mengatakan upaya penghematan dan pemanfaatan secara efektif dapat dilakukan, karena selama tiga tahun terakhir pemerintah telah melakukan kegiatan tersebut, termasuk menekan anggaran perjalanan dinas.

"Kami yakin ada kesempatan untuk mengurangi lagi biaya perjalanan dinas," kata Menkeu.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meminta kepada seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) agar menggunakan anggaran perjalanan dinas pada tahun 2013 secara efisien.

"Kita berharap Kementerian Lembaga untuk bisa menggunakan anggaran perjalanan dinas secara efisien, namun efektifitasnya harus pula tepat sasaran," tutur Armida.

Untuk itu, Armida mengatakan efektivitas tepat sasaran dari perjalanan dinas itu dapat terlihat dari hasil atau "output" dari manfaat kegiatan tersebut.

"Perjalanan dinas itu perlu, tapi mau berapa pun besarannya, yang penting perjalanan itu untuk apa dan menghasilkan apa," ujarnya. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.