Menkeu: Belanja negara tumbuh, capai Rp2.310,4 triliun per November

·Bacaan 2 menit

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan realisasi belanja negara sejak Januari hingga November 2021 telah mencapai Rp2.310,4 triliun atau tumbuh 0,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Dengan demikian pencapaian tersebut merupakan 84 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yakni Rp2.750 triliun.

"Jadi kami masih ada anggaran lebih dari Rp400 triliun yang semestinya bisa dibelanjakan pada bulan Desember ini," ungkap Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Desember 2021 secara daring di Jakarta, Selasa.

Meski demikian, dirinya menilai kenaikan belanja pada November 2021 cukup signifikan, mengingat realisasi belanja di Oktober 2021 adalah Rp2.058,9 triliun, sehingga terdapat peningkatan belanja negara lebih dari Rp250 triliun hanya dalam satu bulan.

Ia merinci realisasi belanja negara meliputi belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp1.599,3 triliun atau tumbuh 2,5 persen (yoy) serta Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang sebesar Rp712 triliun atau terkontraksi 4,9 persen (yoy).

Baca juga: Sri Mulyani: Masih ada Rp210 triliun anggaran PEN belum dibelanjakan

Sri Mulyani menyebutkan realisasi belanja pemerintah pusat telah mencapai 81,8 persen dari target APBN Rp1.954,5 triliun, yang terdiri dari belanja kementerian/lembaga sebesar Rp937,3 triliun atau tumbuh 10 persen (yoy) dan belanja non kementerian/lembaga sebanyak Rp662 triliun atau turun 6,5 persen (yoy).

Realisasi belanja kementerian/lembaga telah mencapai 90,8 persen dari target Rp1.032 triliun dan realisasi belanja non-kementerian/lembaga telah mencapai 71,8 persen dari alokasi Rp922,6 triliun.

Sementara itu Sri Mulyani menjelaskan realisasi TKDD telah mencapai Rp89,4 persen dari alokasi Rp795,5 triliun, yang meliputi transfer ke daerah Rp646,5 triliun atau terkontraksi 5,3 persen (yoy) dan dana desa Rp64,5 triliun atau tumbuh negatif 0,9 persen (yoy).

Adapun realisasi transfer ke daerah telah mencapai 89,4 persen dari target Rp723,5 triliun dan dana desa mencapai 89,6 persen dari alokasi Rp72 triliun.

Baca juga: Sri Mulyani perkirakan penerimaan negara 2021 lampaui target APBN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel