Menkeu Sambut Baik Hasil Seleksi I DK OJK

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo, yang juga ketua panitia seleksi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik 87 orang yang lolos seleksi tahap I anggota Dewan Komisioner OJK.

"Kami menyambut baik masuknya nama-nama seperti bapak Muliaman Hadad dan ibu Nurhaida, hal ini menunjukkan para eselon I, deputi gubernur Bank Indonesia, dirjen atau pun pelaku pasar dengan nama baik banyak yang mendaftar," kata Menkeu di sela-sela rapat kerja internal Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin.

Pansel OJK Senin (20/2) mengumumkan 87 orang yang lolos seleksi tahap I (seleksi administratif) dari 290 orang pendaftar yang memenuhi kelengkapan dokumen; masih ada tiga tahap seleksi yang harus dijalani para pendaftar yaitu seleksi kapabilitas, kesehatan dan kompetensi.

"Kami harapkan proses ini dapat terus berlanjut sampai 21 Maret nanti," kata Agus.

Pansel pada 21 Maret mendatang akan memberikan 21 nama calon kepada presiden, selanjutnya presiden akan memilih 14 orang yang akan disampaikan kepada DPR dan DPR akan memilih tujuh orang sebagai anggota Dewan Komisioner OJK.

"Pendanaan seleksi juga sudah dianggarkan di Bapepam-LK dan mencukupi hingga Desember 2012," tambah Agus.

Selain Muliaman D. Hadad (Deputi Gubernur BI) dan Nurhaida (Ketua Bapepam-LK) masih ada juga nama-nama yang berasal dari pejabat Kementerian Keuangan dan BI antara lain Mulia Nasution (mantan Sekjen Kemenkeu), Rahmat Waluyanto (Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu), Mulya Siregar (Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI) dan Robinson Simbolon (Kepala Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Bapepam-LK) yang lolos tahap I seleksi Dewan Komisioner OJK.

Selain itu terdapat juga nama lain yang juga lolos seperti Chandra M Hamzah (mantan pimpinan KPK), Yunus Husein (mantan kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), Kemal Azis Stamboel (anggota DPR), Yanuar Rizki (analis pasar modal), Peter Benyamin Stok (Komisaris Utama BNI), Erry Firmansyah (mantan direktur PT Bursa Efek Indonesia) dan Anggito Abimayu (ekonom).

Sebanyak 87 orang yang lolos seleksi administratif akan mengikuti seleksi kapabilitas yang diselenggarakan pada 21-25 Februari, sementara calon yang lolos seleksi tahap II akan diumumkan pada 7 Maret.

Masyarakat juga dapat memberikan masukan kepada pansel mengenai nama-nama calon DK OJK melalui surat, faksimile atau surat elektronik mulai 20 Februari hingga 6 Maret dengan melampirkan fotokopi KTP. (tp)




Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat