Menko Airlangga: Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Jauh Lebih Sedikit Dibanding Negara Tetangga

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menko Perekonomioan Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Jokowi terus meminta pemantauan terhadap kasus aktif Covid-19 di negara tetangga. Hal ini dilakukan, sebagai upaya pencegahan penularan bagi perjalanan lintas negara.

"Pak presiden meminta terkait dengan kunjungan, untuk diperhatikan terutama memperhatikan kondisi di berbagai negara lain dan kajian terhadap vaksin travel line }terus dilakukan," kata Airlangga saat juma pers daring perkembangan situasi Covid di Indonesia, Senin (15/11/2021).

Airlangga menegaskan, pemantauan kasus aktif dilakukan di berbagai negara dilakukan dengan cara hitungan per 100 ribu penduduk. Dia mencatat, Indonesia memiliki torehan yang baik dibading negara tetangga.

"Kasus per 100 ribu penduduk indonesia hanya 1, thailand ada 89, Singapura per 100 ribu penduduk ada 454 kasu, Malaysia ada 127 kasus dan Australia 51 kasus," ujar Airlangga.

"Jadi kalau kita lihat dan bandingkan di berbagai negara lain, posisi indonesia relatif lebih baik," ungkap Airlangga.

Monitoring Negara Tetangga

Namun Airlangga menegaskan, catatan baik Indonesia jangan sampai tidak awas. Karenanya, koordinasi dan monitoring terus dilakukan sebelum adanya pembukaan kunjungan lintas negara.

"Tentu kita terus memonitor kondisi sebelum melakukan pembukaan dengan negara lain," Airlangga menyudahi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel